"Korban Begal yang selamat dari Tindakan Kriminal para Begal"
Medan | Potret RI - Orang tua tentu senang dengan selamatnya, anaknya mau di begal. Pasalnya Randi Apriandi (24) yang hampir korban begal di Jalan Kangkung,Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah tertolong sama polisi.
" Saat itu anak saya mau mencari makanan seputaran petisah.Tiba - tiba dua orang pembegal yang berboncengan memepet sepeda motor yang di bawak anak saya.Kedua begal itu, sempat menodongkan senjata api dan sangkur.Beruntungnya polisi cepat datang, dan menembak salah satu begal yang tewas bernama Almeratz Martinus alias Army Reza (32).Kalau tidak, mungkin anak saya yang tewas" Kata ayah Randi bernama Sunarman (48), di RS.Bhayangkara II.
Sunarman menambahkan, demi anak saya, saya rela terlambat kerja agar dapat ketemu bapak Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho. Saya ucapkan terima kasi sama Polrestabes Medan dan Poldasu yang telah menolong anak saya.Mudah -mudahan pembegal jalanan lainya, dapat di tindak tegas seperti seorang begal yang tewas di tembak petugas" Ujarnya.
Dengan senang hatinya Sunarman melihat anaknya selamat dari begal. Sunarman langsung menyalam Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugrogo.Alhamdulilla pak Sandi, anak saya selamat jadi korban begal.Saya doakan, seorang pelaku yang berhasil lolos dapat di tindak tegas seperti Almeratz alias Army Reza" Pungkasnya.
Mendengar ucapan terima kasih Sunarman sama Polisi. Sandi Nugroho langsung menepuk bahu Randi sambil mengucapkan" Lain kali kamu hati - hati ya. Kamu harus tetap semangat.Sandi mengklaim angka kejahatan dari 2016 hingga 2017 menurun.Yang meningkat itu kwalitasnya.Karena beberapa hari yang lalu, ada yang meninggal.Kalau kwantitas berkurang"Paparnya. (Red.Su/Tim /Afd)
" Saat itu anak saya mau mencari makanan seputaran petisah.Tiba - tiba dua orang pembegal yang berboncengan memepet sepeda motor yang di bawak anak saya.Kedua begal itu, sempat menodongkan senjata api dan sangkur.Beruntungnya polisi cepat datang, dan menembak salah satu begal yang tewas bernama Almeratz Martinus alias Army Reza (32).Kalau tidak, mungkin anak saya yang tewas" Kata ayah Randi bernama Sunarman (48), di RS.Bhayangkara II.
Sunarman menambahkan, demi anak saya, saya rela terlambat kerja agar dapat ketemu bapak Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho. Saya ucapkan terima kasi sama Polrestabes Medan dan Poldasu yang telah menolong anak saya.Mudah -mudahan pembegal jalanan lainya, dapat di tindak tegas seperti seorang begal yang tewas di tembak petugas" Ujarnya.
Dengan senang hatinya Sunarman melihat anaknya selamat dari begal. Sunarman langsung menyalam Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugrogo.Alhamdulilla pak Sandi, anak saya selamat jadi korban begal.Saya doakan, seorang pelaku yang berhasil lolos dapat di tindak tegas seperti Almeratz alias Army Reza" Pungkasnya.
Mendengar ucapan terima kasih Sunarman sama Polisi. Sandi Nugroho langsung menepuk bahu Randi sambil mengucapkan" Lain kali kamu hati - hati ya. Kamu harus tetap semangat.Sandi mengklaim angka kejahatan dari 2016 hingga 2017 menurun.Yang meningkat itu kwalitasnya.Karena beberapa hari yang lalu, ada yang meninggal.Kalau kwantitas berkurang"Paparnya. (Red.Su/Tim /Afd)

Post a Comment