.

.
Home » , , , » Kapoldasu Memeluk Suami Korban Pembakaran Rumah Satu Keluarga

Kapoldasu Memeluk Suami Korban Pembakaran Rumah Satu Keluarga

Written By Redaksi News on Wednesday, 19 April 2017 | 23:33:00


Medan | Potret RI - Dalam pemaparan di Polrestabes Medan. Kapoldasu Irjend Ryko Amelza Dhaniel memeluk suami korban pembakaran satu keluarga rumah di, Jalan Jamin Ginting, Simpang Gardu, Komplex Milala Oci, Medan Tuntungan, selasa 18/4/2017. Gandi Ginting (60)  suami dari korban Marita Sinuhaji (58) mengucapkan  terima kasih banyak, kepada Kapoldasu Irjend Ryko Amelza Dhaniel dan jajaranya, yang telah berhasil menangkap para tersangka, yang membakar rumahnya sekaligus istri Marita Sinuhaji dan kedua cucunya.

Kapoldasu Irjend Ryko Amelza Dhaniel mengungkapkan, tertangkapnya para tersangka setelah petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)” Kelima tersangka tertangkap oleh petugas, setelah seorang di antara mereka menyerahkan diri ke Polsek Delitua. 

Dari hasil penyelidikkan yang di lakui petugas terhadap seorang yang menyerahkan diri. Petugas berhasil menangkap 4 kawanan tersangka pembakaran rumah Gandi Ginting. Masing – masing nama tersangka ialah, Jaya Mita Ginting,  Cari Muli Ginting, Maju Suranta Siallagan, Rudi Suranta Ginting dan Julpan Purba. Para tersangka ini sengaja membakar rumah Gandi Ginting, istri dan kedua cucunya , karena tidak mau membayar kekuranga uang rumah yang di beli sama para tersangka. Korban sebenernya  ingin membayar,  kekurangan uang rumah yang di beli sama beberapa orang tersangka, apa bila surat rumah yang di janjikan tersangka di berikan. Lalu para tersangka mengancam akan membakar rumah Gandi Ginting” Kata Kapoldasu Irjend Ryko Amelza Dhaniel yang di dampingi Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho, Kabid Humas Poldasu, AKBP Rina Sari Ginting, tim forensik Wahyu,Dr Sing.

“ Dalam pengancaman yang di lakui para tersangka membakar rumah Gandi Ginting , selalu gagal. Karena beberapa warga mengetaui  para tersangka, sempat membakari rumah Gandi Ginting. Lalu para tersangka kabur, karena beberapa warga mengetauinya” Saat itu api hanya membakari pintu rumah korban dan berhasil di padamkan warga, pakai alat seadanya. Karena tidak berhasil membakar rumah korban. 

Para tersangka berupaya membakar rumah korban kembali dengan cara membakar pakai bensin” Saat itu, yang berada di rumah  Marita Sinuhaji dan kedua cucunya. Sementara Gandi Ginting yang seorang pekerja instalasi listrik, sedang  memasang listrik di Binjai. Para korban ini tidak bisa menjerit, karena ruangan sudah tertutup oleh api yang membakari rumah korban. Para korban murni terhirup udara panas di dalam rumah. Karena dari hasil pemeriksaan yang di lakui forensik ada di temui beberapa zat di 

tenggorokkan para korban. Pemeriksaan ini pun di lakui oleh  Dokter RS. Bhayangkara Medan, Dr Sing” Sambung Kapoldasu Irjend Ryko Amelza Dhaniel. Lanjut Ryko Amelza Dhaniel” Para tersangka sebenernya 9 orang. Kini 4 orang lagi masih di buru petugas. Mudah – mudah  dengan kerja keras petugas. Para tersangka lainya dapat secepatnya  di tangkap petugas. Para tersangka ini bisa di hukum mati atau hukum seumur hidup. Karena sudah melakukan pembunuhan dengan berencana. Apalagi para tersangka ini sudah berulangkali melakui pembakaran. Para tersangka berhasil membakar rumah korban, dengan cara masing – masing membagi tugas. Soalnya di antara mereka ada meneger atau eksikutornya yang membagi tugas. Ada yang menjaga dari depan dan belakang maupun dari samping rumah korban.  Agar para korban tidak bisa selamat dari api yang membakar rumah korban” Pungkasnya. (Red.Su/Tim).

Post a Comment

 
Copyright © 2010 - 2013. www.potretri007.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM