Medan | Potret RI - Purnawirawan, Janda para Prajurit, Anak Anak Serta cucu dari Para Pejuang berharap besar, yang tertanam dalam jiwa setiap Prajurit itu terlaksana dengan sebenar benarnya.
Surat Terbuka telah pun terlayangkan dari setiap warga ex Asrama kepada Panglima TNI dan para Purnawirawan Jenderal TNI yang masih memiliki atau tidak memiliki hati nurani, Nasionalisme dan Jiwa Patriot.
Suara yang senduh dan tak mungkin terdengar, istri dari Pejuang Ibu Ana mewakili setiap penghuni ex Asrama yang dihuni para Purnawirawan, keluarga besar TNI dan jutaan Rakyat Republik Indonesia yang saat ini merasa khawatir dan miris dengan keadaan Negara yang tercinta, serta kelangsungan generasi penerus kelak, bahwa penghidupan bertambah sulit, Rakyat diadu domba, agama dilecehkan, Aset Negara di gadaikan, segala macam aliran kesesatan diberi ruang bebas, hukum dibuat porak poranda, dengan kasus yang tidak bisa terselesaikan dengan isu isu murahan dari Oknum di pertahanan dan dibawah jajaran Kodam, bahkan media massa pun disetir hingga luput memberitakan hal hal esensial kenegaraan.
Panglima TNI dan Para Purnawirawan Jenderal, kami adalah orang tua dan warga dari asrama asrama TNI yang dulunya berjuang untuk negeri, dulu kalian belum merasakan perjuangan, sekarang kalian menindas para Pejuang dengan mengusir kami, kami ingin bertanya kepada anda anda semua yang dimata kami sungguh luar biasa, tidakkah hati nurani dan jiwa patriotisme anda tersentuh melihat rumah orang tua dan keluarga besar anda, apakah Kami yang tinggal di asrama sebagai pelengkap yang habis itu situnjang, melihat kehancuran negeri yang terasa semakin nyata di depan mata.
Tidakkah jiwa TNI dan Prajurit sekarang yang sebelumnya digodok dikawah candra dimuka kembali tidak tergerak mendengar tangis rakyat dan warga yang teraniaya?
Panglima TNI yang dihormati namun sekarang tidak lagi, yang saat in memegang tongkat komando tertinggi sebagai Pimpinan militer sebuah Negara besar Yang disebut Republik Indonesia dari perjuangan Darah dan derai air mata kami para purnawirawan dan Pejuang, dikangkangi oleh anak buah yang merasa lebih tinggi kekuasaannya ketimbang kekuatan warga dan anak anak dari Purnawirawan.
Namun kami sudah tidak mempunyai keyakinan akan kebijakan yang hebat dan mempunyai akses dan pengaruh yang besar ditubuh TNI, yang telah diselimuti Noda Noda kekuasaan dunia penghianat yang menghanyutkan dibelakangmu.
Hampir tidak ada waktu untuk sekedar bilang tapi atau nanti! Kami yakin, anda semua tahu apa yang harus dilakukan dari Purnawiran dan Prajurit uang teraniaya dari rumahnya sendiri, yang nantinya kalian jual dengan bangsa lain"ungkapnya dengan Nada kecewa.(su.red)

+ comments + 1 comments
F##K tniad....!!!
Post a Comment