"Perlu Intensitas, dan Keseriusan Pihak Kepolisian Mengungkap Jalur Narkoba", H.Abdul Salam Karim SH
Medan | Potret RI - Maraknya narkoba di Medan, membuat Polrestabes Medan tidak mampu menanganinya. Pasalnya narkoba di bekapi premanisme di KotaMedan. Seharusnya Polrestabes Medan, dan jajaranya dapat menindakki premanisme yang membekingi narkoba. Karena maraknya narkoba yang di bekingi premanisme banyak generasi muda yang hancur.
Seharusnya Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho dapat menggalakkan operasi preman. Agar para preman, tidak meraja lela membekingi narkoba. Apalagi kota Medan ini di kuasai preman dari OKP. Sampai saat ini Polisi tidak mampu menggalakan preman yang membekingi narkoba. Mungkin kalau Polisi dapat menggalakkan preman di kota Medan, sudah pasti kejahatan jauh di Medan ini. Seharusnya Polisi tidak perlu takut dengan preman” Saya tidak bisa bilang, apa penyebabnya Polisi tidak bisa menangani preman yang membeckingi narkoba. Soalnya sampai sekarang, yang saya lihat Polisi belum mampu menangani preman. Coba Polisi serius menangani masalah preman, mungkin peredaran narkoba dapat di persempit. Karena kurangnya Polisi keinginan dalam menangani , makanya narkoba semakin merajalela di Kota Medan” Kata H. Abdul Salam Karim , SH selasa 9/ 5/2017.
Seperti larinya tahanan di lapas Pakan baru, karena sudah over kapasitas. Itu semua sudah ada MOU dari Kapolri dan Kejaksaan Agung, itu sampai sekarang belum di cabut. Apa bila sudah ada penyelesaian sengketa laporan, tidak di lanjuti ke Pengadilan atau JPO. Karena untuk mengurangi kerugian negara, memberi makanan para tahanan. Dan over kapasitas tahanan, makanya di buat MOU antara Kapolri dan Kejaksaan Agung. Tapi sampai saat ini, kalau tidak ada embel – embelnya di Polisi walaupun sudah berdamai tetap di lanjuti. Kalau ada memberi sesuatu ,Polisi menghentikanya. Soalnya penyidik kalau tidak menerima sesuatu, tetap di lanjuti. Karen MOU antara Kapolri dan Kejaksaan Agung sampai sekarang belum di cabut. Makanya embel – embel di Polisi tidak bisa di hentikan, sampai sekarang” Sambungnya. (Red.Su/Tim)


Post a Comment