.

.

Reuni Ke 65 SMANSA Meriah

Rekaman Jeritan Warga Korban Eksekusi Lahan Salah Objek di Dumai

Top POTRET RI 007

Top POTRET RI 007
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zone bersama R.Soekrisno

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Search

Foto Bersama Marsekal TNI AU Djoko Suyanto/Ibu dan R.Soekrisno

Foto Bersama Marsekal TNI AU  Djoko Suyanto/Ibu dan R.Soekrisno

Ketum Presidium Pusat RI Achmad Lulang, SH bersama R.Soekrisno (PU/Pemred Potret RI 007)

Ketum Presidium Pusat RI Achmad Lulang, SH bersama R.Soekrisno (PU/Pemred Potret RI 007)

PU/Pemred POTRET RI 007 Saat di Istana Merdeka

PU/Pemred POTRET RI 007 Saat di Istana Merdeka

PENERIMAAN TARUNA BARU AKADEMI MARITIM BELAWAN

Salam Komando Redaksi dan Pangkostrad TNI Letjen TNI Edy Rahmayadi

Salam Komando Redaksi dan Pangkostrad TNI  Letjen TNI Edy Rahmayadi
Showing posts with label Profil. Show all posts
Showing posts with label Profil. Show all posts

Passus GMP INRA : Bapak Pembangunan H.M.SOEHARTO Pantas Jadi Pahlawan Nasional

JAKARTA | POTRET RI - PANGLIMA dan DANJEN PASUKAN KHUSUS GARUDA MERAH PUTIH- INDONESIA RAYA (PASSUS GMP INRA) Binsar Effendi Hutabarat didampingi Raden Soekrisno Alim Soedibyo dan Kepala Staf Jafar Yakob dan Wimpi Manoarfa,SH serta Slamet PH usai melaksanakan Upacara Hari Pahlawan menyarankan kepada Pemerintah terkhusus Kepada Presiden R.I agar ALM H.M.SOEHARTO (Mantan Presiden R.I ke-II) diberi Gelar SEBAGAI PAHLAWAN NASIONAL mengingat JASANYA MEMBANGUN NEGERI INI, KITA INGAT JASA PAK HARTO Sebagai BAPAK PEMBANGUNAN.


Danjen Passus Garuda Indonesia Raya Mengucapkan Selamat & Sukses Dilantiknya Brigjen Pol.Drs Nandang MH

RIAU | POTRET RI - Komandan Jenderal (Danjen) Pasukan Khusus garuda Indonesia Raya R.Soekrisno A.Sudibyo mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Brigjen Pol Drs Nandang MH sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda Riau) yang baru mengantikan Irjen Pol Drs Zulkarnain yang mana Brigjen Pol Drs Nandang MH sebelumnya  menjabat Kapolda Sulawesi Barat sedangkan Zulkarnain sendiri dimutasikan ke kampung halamannya sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Sebagaimana diketahui, Pergantian Kapolda Riau ini sesuai dengan Surat Telegram (ST) Kapolri bernomor: ST/2032/VIII/2017 tanggal 25 Agustus 2017. Mutasi tersebut bersamaan dengan perwira tinggi (Pati) di jajaran Polri lainnya.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM membenarkan adanya ST Kapolri yang berisi pergantian Kapolda Riau. Namun, Guntur belum bisa menjawab secara detail karena belum melihat langsung ST Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu.

Selain Kapolda, beberapa direktur di lingkungan tugas Polda Riau juga mengalami pergantian. Direktur Ditreskrimsus Kombes Pol Johnny Eddizon Isir juga dimutasikan sebagai Pamen SSDM Polri sebagai ajudan Presiden RI Joko Widodo.

Sebagai pejabat Direktur Ditreskrimsus yang baru dilantik AKBP Gidion Arif Setyawan. Gidion sendiri sebelumnya adalah Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.(red).

Legiun Veteran Diberi Tali Asih Dewan Penasehat PPM Medan Labuhan


M.LABUHAN | POTRET RI - Abdul Manaf selaku dewan penasehat Pemuda Panca Marga Medan Labuhan memberikan tali asih kepada seluruh legiun veteran sebagai tanda kepedulian PPM pada para legiun veteran yang telah rela berjuang tanpa pamrih demi Kemerdekaan NKRI yang saat ini telah kita nikmati bersama.

Pemberian tali asih tersebut dilaksanakan dalam acara pelantikan PPM dan pengurus Legiun Veteran RI Medan Labuhan di halaman Pendopo Kampung Nelayan Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu kemarin (29/04/2017).

H.Subarma selaku Sekjen LVRI Sumut selaku Mantan prajurit Kostrad TNI AD ini mengucapkan terima kasih serta selamat dan sukses atas terlaksananya pelantikan PPM dan LVRI kecamatan Medan Labuhan. Lebih lanjut disampaikan, kita tak ingin geberasi bangsa ini hanya menjadi pewaris sejarah tapi harus bisa membuat sejarah membuat masa depan yang cemerlang.

Bahwa pemuda memiliki masa depan cemerlang dengan adanya organisasi veteran ini.Kita harus berbuat yang lebih baik, ungkap Subarma mengutip pidato Alm.Jendral Soeharto

tahun 1985.Pancamarga harus bagian dari veteran yang tetap menjaga citra legiun.kalau besar PPM maka besarlah veteran.ujarnya.Kedepan mari kita buktikan pada masyarakat dan bangsa tanah air kita dengan usaha yang mengarah ke UUD 45 dan kepada merah putih.Kita harus bangkitkan kecintaan pada merah putih.kalau dulu berjuang untuk berkibar merah putih dan kini kita harus perjuangkan terus agar merah putih yang telah tertancap itu lebih berbhakti bagi nusa bangsa kita.Jangan nodai merah putih dengan narkoba, PPM harus siap berperang melawan narkoba.

Saat ini saja kita sudah terjajah dalam bentuk ekonomi, narkoba dan masalah teroris.Mari kita bangkit bersama supaya kita bisa ada daya tahan daya tangkal. Jangan

mudah menyerah mari kita hidupkan kembali jiwa semangat patriotisme, karena kita ini bangsa pertarung bukan bangsa jajahan.

"Vietnam saja belajar dari indonesia karena bisa menang walau dengan senjata bambu runcing, mari kita tunjukkan bahwa kita mampu berbuat baik bagi bangsa kita.Kalian

punya beban moral untuk meneruskan kemerdekaan RI berbhakti bagi negeri,"
Ujar mantan kostrad dizaman Soharto tersebut.(red/Lbh).

Ketua MPW PP Medan : PP Harus Jadi Pelopor Belawan Bebas Narkoba dan Tawuran

BELAWAN | POTRET RI - Dalam Kata sambutannya saat menghadiri pelantikan Pemuda Pancasila Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan, Kompol Edy Supryanto, SH selaku Kapolsek Belawan menyampaikan, acara ini ternyata meriah terbukti banyak yang berhadir baik dari organisasi masyarakat maupun pemuda maupun organisasi Srikandi.

Ada bebrapa hal yang perlu kami tekankan yang pada intinya mari para pemuda pancasila kita ciptakan Kamtibmas.Kami telah membentuk satgas guna memerangi pelanggaran hukum yaitu bahaya narkoba serta tawuran.

Sebagai warga Belawan kita prihatin di daerah ini kerap terjadi tawuran , kita berharap organisasi PP disini tak ikutan tawuran melainkan menciptakan keamanan di lingkungan masyarakat.


Kita juga mengalakkan kegiatan gotong royong bersama masyarakat secara rutin serta turut mengjampanyekan bahaya narkoba .Kita juga bersama para tokoh masyarakat, tokoh agama telah berikrar perangi narkoba.

Kita harapkan daerah Belawan ini dapat bebas dari narkoba dan tawuran.Seusai pelantikan nantinya diharapkan massa PP dapat turut menjaga keamanan dan ketertiban selama dalam perjalanan.
Organisasi boleh beda tapi Kamtibmas harus tetap terjaga.Pesan Kapolsek Belawan dalam sambutan di acara pelantikan ranting PP dan anak ranting Belawan II yang berlangsung Sabtu sore (22/04/2017) di jalan Selebes Belawan II Kecamatan Medan Belawan dihadiri Ketua MPC PP AR.Batu Bara, wakil ketua MPC PP Medan Junaidi Pangaribuan alias Masken, ketua PAC PP Medan Belawan Minok Anwar, Camat Belawan Ahmad SP, Ketua MPI Belawan A.Rahman, Kapolsekta Belawan Kompol Edy Supryanto, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama maupun seluruh jajaran anggota kepengurusan PP Belawan, Medan Labuhan dan Marelan.

Dalam arahannya Ketua MPC.PP Kota Medan AR.Batu Bara mengatakan, seluruh kader PP perlu menyadari bahwa jabatan itu bukanlah sekedar hadiah maupun pemberian namun lebih dari itu merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan hingga ke liang kubur.Pasca pelantikan ini mari kita pupuk kebersamaan "Berat sama dipikul ringan sama dijinjing".Ajaknya. 
Pemuda Pancasila sejak dulu memang berperang dengan narkoba. masalah ini pertama kali kita mulai dalam keluarga kita baik itu dari anak, istri, saudara dan tetangga kita.

"Di PP ini jangan coba-coba gunakan narkoba dan bila terbukti di tes urine terindikasi narkoba maka kita dengan tegas akan keluarkan dari keanggotaan, oleh sebab itu tinggalkan narkoba akibat narkoba keluarga dan anak istri kita merana,"pesan Ketua MPC PP Medan tersebut.

Lebih lanjut disampaikan, Lebih baik memilihara 9 bayi ketimbang memelihara narkoba itulah bahayanya narkoba yang sama artinya membunuh kehidupan.
Saya bangga disini warganya mencintai organisasi PP dan terbukti disini menjadi barometer PP khususnya di Medan Belawan ini.

Warga PP harus saling berbagi dan harus aktif setiap ada kegiatan pelantikan di daerah lainnya.Perlu diketahui para kader PP bahwa sesungguhnya PP itu terlahir bukan karena kebutuhan seseorang tapi lahir atas cetusan Jenderal Abd.Haris Nst pada tahun 1959 untuk mengokohkan Pancasila dari penghianatan PKI.Sebelum lahirnya PP dulu dinamakan Pemuda rakyat yang banyak gugur demi menumpas PKI yang hingga kini tugunya ada di kampung kolam Medan.
Saat ini sudah ada 500 ribu anggota PP di Sumut, maka dari itu kita perlu menjalin kebersamaan agar organisasi pemuda ini tetap menjaga kesolidan dengan baik.
"Saya mengharapkan pada seluruh kader untuk membesarkan organisasi PP di setiap lingkungannya.Itu pasti saya dukung, tetapi kalau tak ada peningkatan perkembangan membesarkan organisasi maka mohon maaf saya juga siap membekukan, untuk apa dibentuk kalau tidak berkembang sesuai motto sekali layar terkembang surut kita berpantang,"cetus AR Batu Bara.

Diingatkan lagi, selama 3 bulan lamanya organisasi PP itu harus berkembang. PP itu bukanlah organisasi preman melainkan kita harapkan kalau bisa warga PP itu dari haramjadah menjadi sajadah maksudnya di organisasi PP itu bisa membawa warga PP menjadi orang yang baik.Ajak ketua MPC PP Kota Medan mengakhiri.(Red/leo).

Lagi, Gotroy dan Fogging Digelar PAC.Partai Gerindra Marelan Bersama Ibu Perwiritan

MARELAN | POTRET RI - Kegiatan gotong royong dan fogging (Pengasapan) bersama kalangan ibu perwiritan plus ibu senam sehat kembali dilaksanakan jajaran PAC.Partai Gerindra Marelan dipimpin Haris Kelana Damanik didampingi Sekjennya Parto dan Ramli Harahap serta ratusan anggota Gerindra di jalan A.Sani Muthalib Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan.Minggu pagi hingga siang (05/03).

Sesuai amatan di lokasi, kegiatan gotong royong gabungan masyarakat tersebut juga mengikut sertakan ratusan ibu perwiridan dan ibu senam sehat dari Komplek perumahan Swallow KPUM Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan diketuai Siti Asna Siregar dan ibu perwiritan komplek Wonogiri Pasar 11 diketuai Sri wahyuni serta para kader dan Tunas Indonesia Raya (TIDAR).

Tampak para anggota Gerindra Marelan bersemangat membersihkan saluran drainase tumpat serta membersihkan semakbeluakar, sementara kalangan ibu perwiritan membersihkan sampah di sepanjang jalan dengan sapu serta alat kebersihan yang telah disediakan.

Para kader Gerindra tergabung dalam TIDAR tampak melakukan fogging disetiap sudut saluran air tempat sarang nyamuk agar wabah DBD dapat diberantas apalagi di kawasan Marelan tergolong masih ditemukan korban wabah DBD.

"Kegiatan gotong royong dan fogging dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian partai Gerindra kepada masyarakat sekaligus sebagai ajang bersilaturahmi antar pengurus dan anggota Partai Gerindra.Kegiatan fogging ini guna turut mencegah terjangkitnya penyakit DBD maupun wabah demam berdarah,"Ungkap Haris .


Kelana Damanik didampingi sekretarisnya Parto serta bendahara Rahmawati Harahap dan dewan penasehat Ramli Harahap di sela-sela kegiatan bhakti sosialnya tersebut.

Menurut Haris, demi melayani kesehatan masyarakat yang ingin berobat ke rumah sakit maupun bila ada keluarga yang kemalangan, Partai Gerindra Marelan telah menyiapkan 2 mobil Ambulans secara gratis, serta menyiapkan rumah aspirasi partai Gerindra di Marelan sedangkan bagi kaum wanita dan generasi muda Gerindra juga turut digelar 


senam massal setiap minggunya guna menumbuhkan jiwa dan jasmani sehat bagi kader Gerindra dan masyarakat.Ujar Haris Kelana Damanik yang juga dikenal selaku ketua LSM.Strategi Kota Medan tersebut.
Lebih lanjut dikatakan, kita senantiasa melaksanakan gotong royong serta mengelar fogging apalagi saat ini musim penghujan hingga rawan banjir dan wabah penyakit.Dari itulah kita berharap para pengurus dan kader partai Gerindra harus selalu bekerjasama dengan pihak Muspika dimulai dari tingkat lingkungan guna bersama-sama masyarakat dalam membangun serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.Pesannya mengakhiri.


Ditempat yang sama, Salim selaku tokoh masyarakat setempat mengaku bersyukur dan berterima kasih pada jajaran kepengurusan Partai Gerindra diketuai Haris Kelana 

Damanik yang sangat peduli pada warga, apalagi selama kepemimpinan beliau sudah banyak kegiatan partai yang langsung dirasakan masyarakat diantaranya gemar 

melaksanakan gotong royong membersihkan parit tumpat, melaksanakan kegiatan pengasapan (fogging ) untuk memberantas nyamuk demam berdarah serta kegiatan bantuan sosial lainnya, ungkap Salim singkat.(Leo/Mrl).

Hebat, Pelindo 1 Raih The Best CEO Marketing BUMN Award 2016


MEDAN | POTRET RI – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 meraih 2 (dua) penghargaan sekaligus dalam ajang BUMN Branding & Marketing Award 2016 yang diadakan pada tanggal 23 November 2016, di Ballroom Hotel Pullman Central Park. Pelindo 1 meraih penghargaan sebagai The Best Customer Oriented BUMN Award 2016 dan Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana juga meraih penghargaan sebagai TheBest CEO in Marketing Development BUMN Award 2016.

Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Ketua Dewan Juri Rhenald Kasali dan Dewan pakar BUMN Branding and Marketing Award, Said Didu kepada Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana. “Penghargaan ini diperoleh atas upaya yang telah dilakukan Pelindo 1 untuk Pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai Industrial Gateway Port dan pengembangan Terminal Petikemas Keperintisan, serta pembenahan terminal penumpang Bandar Deli di Pelabuhan Belawan yang memiliki standar bandara dan inovasi layanan CIPTa (customer focus, integrity, profesinalism dan Team work),”jelas Bambang.

BUMN Branding And Marketing Award 2016 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh BUMN Track  untuk memberikan apresiasi terhadap BUMN dan anak perusahaannya dari sisi branding dan marketing. Kompetisi ini dipimpin oleh Ketua Dewan Juri Prof Rhenald Kasali, dimana proses penjurian dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Kajian Kuesioner dan Pendalaman Kuesioner melalui wawancara oleh Dewan Juri.

Dewan Juri yang terdiri dari Prof. Rhenald Kasali, PhD (Founder Rumah Perubahan) selaku Ketua Dewan Juri, Dr. Handito Joewono (Chief Strategy Consultant Arrbey) selaku Sekretaris, beserta para anggota dewan juri yang terdiri dari Daniel Surya (Chairman & President DM ID Group&Indonesia Brand Man), dan SH Sutarto (Ex Officio – CEO BUMN Track).

Pelaksana Harian ACS Humas Pelindo 1, Ade Maydwianda mengatakan melalui penghargaan ini juga akan menjadi motivasi bagi seluruh insan Pelindo 1 untuk terus memacu dan memperbaiki performance perusahaan sehingga memiliki daya saing global. “Pelindo 1 terus melakukan upaya untuk  meningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus dan pengembangan secara kontinu untuk mendukung suksesnya program pemerintah dalam percepatan pembangunan nasional,” ujar Ade.(Red/Mdn).



Kunjungan Silaturahmi Tim Potret RI 007 ke Rudenim Medan Penuh Keakraban

BELAWAN | POTRET RI - Rumah Detensi Imigrasi berlamat di Jalan Selebes Pekong Belawan atau yang disingkat dengan RUDENIM adalah unit pelaksanaan teknis yang menjalankan fungsi ke imigrasian.

Rudenim dibangun karena meningkatnya lalu lintas orang, baik yang keluar maupun yang masuk ke indonesia, sehingga berpotensi timbulnya permasalahan keimigrasian terhadap kedatangan dan keberadaan orang asing di indonesia yang memerlukan  upaya penindakan bagi orang asing  yang melanggar ketentuan yang berlaku.

Kunjungan Reporter Potret RI 007  kerumah Detensi Imigrasi Medan Rabu kemarin (26/10) diterima secara baik dan penuh keakraban oleh kepala/staf Rudenim dalam ruangan kantornya dalam rangka konfirmasi dan silaturahmi.

Pejabat di Rudenim tersebut berharap adanya dukungan pemerintah daerah untuk ikut serta mengefektifkan dan mengefesienkan penindakan tersebut diperlukan adanya sarana dan prasarana pendukung seperti Rudenim.

Dijelaskannya, asa 3 fungsi daripada Rudenim yakni melaksanakan tugas penindakan, melaksanakan tugas isolasi dan melaksanakan tugas pemulangan dan pengusiran/Deportasi.

Diantara point fungsi tersebut perlu penindakan extra untuk penanganannya, salah satu tentang kesehatan dimana penyakit atau wabah virus yang sangat rawan untuk tercemar datang ke indonesia.Paparnya.(Edi Silitonga).

Pelantikan IPK Medan Labuhan Sukses

MEDAN LABUHAN | POTRET RI - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Medan melantik PAC IPK Kecamatan Medan Labuhan dikomplek ruko baru Lingkungan 1 Griya Martubung Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan

Pengurus PAC IPK Kecamatan Medan Labuhan untuk periode 2016 -  2021 yang dilantik  adalah Bendahara,  Rudianto als Budi gondrong, Sekretaris  Khairudin als adi keling, Ketua,  Amir Rasyid als ameng serta unsur dan seksi lainnya.

Juga tampak di lokasi, Ketua DPP IPK Budi Panggabean, Ketua DPD IPK Sumut Basirun diwakili Ir. Moko Panggabean, Ketua DPD IPK Kota Medan Ir. Thomas Purba diwakil Ir. Brando Simanjuntak, Ketua satgas inti sumut, Ketua satgas Inti kota medan Beni Sihotang, Ketua KNPI Kecamatan Medan Labuhan, usur muspika  kecamatan Medan Labuhan, Dan Ramil 10 Medan Labuhan, Polsekta Medan Labuhan, tokoh masyarakat serta sesepuh IPK Medan Labuhan, Mulerman Purba SH dan Janda dari alm. Mangasi Sidabutar.

Ketua DPD IPK Kota Medan yang diwakili oleh wakil ketua,  Drs.  fuad  Lubis dalam sambutannya mengatakan, agar kepada PAC yang baru dilantik kembali mengibarkan bendera  dan  panji organisasi dengan tetap berkoordiasi kepada pendahulu pendiri IPK di Kecamatan Medan Labuhan.

"Saya harapkan di Kecamatan Medan Labuhan ini  bisa lahir kembali  generasii genarasi  penerus dari Alm.  Mangasi Sidabutar  dengan kembali menjadikan Labuhan ini menjadi biru seperti pada masa kejayaan IPK di Kecamatan Medan Labuhan," ucapnya.

Rebut simpati masyarakat  agar keberadaan kita dapat diterima di tengah - tengah  masy sebab kita adalah kumpulan pemuda yanvg tangguh dan bukan kumpulam preman, pintanya.

Disisi lain, Mulerman Purba SH mantan ketua PAC IPK Medan Labuhan selama 2 periode sejak tahun 1992 sampai tahun 2002 saat dimintai komentarnya menyambut gembira atas terpilih dan dilantiknya kembali kepengurusan PAC IPK Medan Labuhan.

"Kepada pengurus yang baru dilantik saya mengharapkan agar segera mengibarkan bendera organisasi dengan tetap menjaga ketertiban umum, ambil simpatik masyarakat," ujarnya.

Usai penyerahan bendera petaka organisasi, acara dilanjutkan dengan tor-tor serta pengurus yang baru dilantik memohon doa restu dengan menyalami undangan dari  DPP IPK dan DPD IPK Sumut serta DPD IPK Kota Medan.(Zul/Lbh).

Tidak Ada Kriminalnya bila mengutip dan Menghina Alquran, bila dilaporkan tidak ada gunanya

Jakarta | Potret RI - Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta ini Fajar Sidik ‎mengaku kecewa sekaligus menyesalkan sikap Bareskrim Polri yang terkesan enggan menyentuh gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok). Fajar sebelumnya telah melaporkan penguasa DKI itu terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok didepan publik. Namun, ditolak oleh Bareskrim Mabes Polri‎ yang nota bene dibawah kepemiminan Kabareskrim Irjen Ari Dono dengan alasan harus ada surat fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam Pernyataan didepan publik bahwa Gubernur DKI yang tidak ingin cuti dengan menggunakan fasilitas Negara menyampaikan kepada warga Kepulauan Seribu agar tidak terpengaruh oleh program fasilitas koperasi ini untuk memilih dia di Pilgub DKI 2017 beberapa waktu yang lalu.
"Bapak Ibu nggak bisa pilih saya, karena dibohongin pakai Surat Almaidah 51 macem-macem itu. Itu hak bapak ibu ya. Jadi kalau bapak ibu perasaan ngga bisa pilih nih, karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, nggak apa apa. Karena ini kan hak pribadi bapak ibu" kata ahok dalam pidato tersebut.
"Kalau begini caranya, kalau ada maling harus ada pembuktian dulu mana malingnya . Bareskrim sebagai pengayom harus adil," tandasnya. Sebelumnya, Ahok mengutip surat Al Maidah ayat 51 itu pada Rabu, 30 Maret 2016 lalu saat menyampaikan rencananya membuat fasilitas koperasi dan fasilitas bagi Kepulauan Seribu.

Sementara Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Sumsel, Yogi Vitagora mengatakan, mereka baru mengetahui, jika Ahok telah melakukan pelecehan terhadap ayat suci Alquran, setelah melihat video berbagi Youtube. "Mestinya, dia (Ahok) tidak perlu menyinggung soal Alquran. Dia tidak paham dan tidak mengimani. Itu kan hak umat Muslim. Kalau dia mengajak agamanya sendiri, ya tidak apa-apa, dan tidak ada masalah," ujar Yogi.
Di video itu, Ahok tampak mengarahkan warga untuk memilihnya dengan membantah penafsiran surat Al Maidah. "Bapak ibu ga bisa pilih saya....Dibohongin dengan surat Al Maidah 51...macem-macem itu...itu hak bapak ibu, kalau bapak ibu merasa ga milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu ya..gapapa..." kata Yogi, menirukan ucapan Ahok di dalam video tersebut.
"Saya tidak menyangka kenapa Bareskrim menolak dengan alasan harus ada surat fatwa MUI. Menurut saya ini aneh, karena Ahok telah melakukkan penistaan agama," kata Fajar kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/10/2016). Padahal, dengan pernyataan itu Ahok juga telah menyerukan kepada warga DKI supaya tidak mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam Surah Al-Maidah yakni tak memilih pemimpin non muslim. 

Hal ini mengingat akan pernyataan Kabareskrim beberapa bulan yang lalu 26/7/2016 di Bareskrim Polri, Kabareskrim menganggap semua yang dilakukan Kepala Daerah itu tidak ada walaupun itu menghina dan mengambil ayat Alquran yang bukan dia imani tidak akan dipidanakan dikarenakan tidak ada kerugian negara didalamnya."Kalau memang tidak ada kriminalnya, ya pasti tidak dikriminalkan, tidak ada kerugian negara ya tidak akan kami pidanakan", tegasnya beberapa bulan yang lalu.

Fajar menegaskan, pernyataan Ahok yang disampaikan dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah itu jelas merupakan penistaan agama dan itu diatur dalam pasal 165 KUHP. "Baru kali ini saya melapor ditolak, saya sudah dengan cara atas nama pribadi dan Ormas tapi tetap saja ditolak," ujarnya. Ia mengatakan harusnya Bareskrim bersikap adil dalam menegakkan hukum di Indonesia, jangan sampai terlihat tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Karena, Ahok merupakan salah satu kandidat bakal calon Gubernur DKI pada Pilkada 2017. (Su.Red)

Presiden RI dan Wakil Ketua DPR RI Ucapkan Selamat Atas Tayangnya TV Online RI 007

JAKARTA | POTRET RI - Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Ketua DPR RI Fadly Zon mengucapkan selamat pada R.Soekrisno selaku pemimpin umum (PU) dan Pemimpin Redaksi TV Online RI 007 saat usai acara penurunan bendera merah putih di Istana Presiden RI.

Sambutan baik serta dukungan selamat dan sukses juga disampaikan oleh Mayjen Ari Marjoko dan Laksmana Madya Didi. Bertepatan pada Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-71 di Istana Merdeka maka Insya Allah TV Online RI tayang perdana bersamaan moment HUT Kemeredekaan RI.

Sesuai amanat UU Pers Nomor 40 tahun 1999 tentang kebebasan PERS, perusahaan penerbit PT.Chrissa Cakra Wijayakesuma (Chrissarawi) akan menerbitkan media TV Online RI 007.com.

TV Online RI 007.com ini nantinya beralamat redaksi di kantor pusat gedung Smesco Lt.10 Jln.gatot Subroto Kav 94 Jakarta.Adapun pendiri TV Online RI 007.Com yakni R.Soekrisno, R.Agoes Leo dan M.Amiruddin, SE dengan penasehat langsung oleh Ketua Umum Presidium Pusat Reclasseering Indonesia Ahmad Lulang,SH.


Dalam sambutannya R.Soekrisno selaku Pemimpin Umum dan Redaksimengatakan, TV Online RI 007 ( Media TV Online Masa Depan Terdepan ) ditayangkan ditengah maraknya kebutuhan akses Internet maupun media sosial di era kebebasan Pers yang harus beretika, berimbang dan netral sesuai UU Pers Nomor 40 Thn 1999 serta Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sebagai media informasi, edukasi, sosial kontrol demi kembalinya hak masyarakat yang berdaulat dan berkeadilan serta turut berperan dalam pembangunan nasional dan membangun persatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat dalam NKRI di era demokrasi sesuai UUD 1945 dan Pancasila.
Semoga kehadiran penayangan Media TV Online RI 007 ( Media TV Online Masa Depan Terdepan) dengan sejumlah Reporter dan Kontributor yang bekerja secara profesional dapat bermanfaat bagi masyarakat dan negara sebagai media penyampai aspirasi rakyat Indonesia.Amin.(Red).


Provokator dengan Unsur Sara yang tidak dianggap sebagai Kejahatan dan Masih dianggap sebagai Saksi


Jakarta - Potret RI | Polisi masih akan melihat apakah ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Meliana terkait kerusuhan Tanjungbalai. Kapolri Tito Karnavian menyebut bahwa wanita itu tidak melakukan provokasi.

Wartawan menanyakan langkah polisi yang tak menetapkan Meliana sebagai tersangka. Sebelum terjadi pembakaran beberapa vihara, dia memprotes suara azan di masjid Al Makhsum, Tanjungbalai yang berada di dekat rumahnya. Tindakan itu dianggap memicu emosi warga.

“Kita akan lihat, apakah ada pelanggaran hukumnya,” kata Tito kapada wartawan di Jakarta, Kamis (04/08).

Kapolri menambahkan bahwa Meliana hanyalah melakukan komplain mengenai warga. “Dia tidak memprovokasi apa-apa. Dia hanya mengkomplain karena ada suara yang keras,” kata Tito. Sementara itu , politisi PDIP Eva Kusuma Sundari menilai, keberatan yang diajukan seorang penduduk di Tanjung Balai terhadap pengeras suara masjid untuk adzan bukan suatu kejahatan.

“Protes tersebut wajar dan bukan bentuk kejahatan,” kata anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 31 Juli 2016. Kerusuhan berbau SARA di kota Tanjungbalai Sumut bermula dari Meliana yang disebut-sebut sempat memaki seorang imam yang sedang mengumandangkan adzan shalat Isya di masjid Al Maksum Jl.Karya Tanjungbalai tepatnya di depan rumahnya sendiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi telah menetapkan sejumlah tersangka terkait kerusuhan di Tanjungbalai. Mereka yang ditangkap dianggap sebagai pelaku pembakaran dan penjarahan.

Meliana (41), warga keturunan Tionghoa yang disebut sebagai ‘biang kerok’ kerusuhan hingga terjadi aksi pengrusakan dan pembakaran tempat ibadah di Tanjungbalai, lolos dari jeratan hukum dan tidak jadi tersangka. Pasalnya, nama Meliana tak muncul dari 17 tersangka yang sudah ditetapkan polisi.

Sebelumnya polisi telah tetapkan 12 tersangka dan menetapkan 5 tersangka baru dalam kerusuhan yang mengakibatkan sejumlah rumah ibadah rusak di Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut). Kini, total sudah ada 17 tersangka yang ditetapkan polisi.

“Lima tambahan tersangka itu kasus perusakan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting dalam keterangannya, Senin (1/8/2016).

Menurutnya, warga yang telah ditetapkan sebagai tersangka merupakan pelaku langsung kerusuhan. Sedangkan, Meliana, wanita etnis Tionghoa yang meminta pengurus Masjid Almakshun, untuk mengecilkan suara mikropon masjid itu sehingga memicu kerusuhan, tidak dijadikan sebagai tersangka. “Kalau Meliana tidak, dia bukan tersangka. Dia sebagai saksi,” ujarnya, 

Akibatnya massa melampiaskan kemarahannya dengan merusak rumah warga etnis Cina yang keberatan dengan suara azan tersebut dan beberapa vihara di Kota Tanjungbalai dibakar.

“Dan sudah menjadi rahasia umum, sekitar Vihara sering terjadi prostitusi, mereka menjual anak-anak kita dari kaum muslimin,” tambah Ustaz Luthfi. Karena itulah, kata dia, warga sudah lama geram. “Selama ini kita sudah bersikap sabar, namun karena sudah keterlaluan dan kemarahan warga tak terbendung jadi sekarang ini puncaknya,” ungkapnya.

Proses hukum terkait kerusuhan di Tanjungbalai masih berjalan. Polres Tanjungbalai menetapkan 20 tersangka, 5 diantaranya dikembalikan ke orangtua masing-masing karena masih di bawah umur. Sedangkan seorang wanita yang diduga kuat sebagai pemicu kerusuhan, Meliana (41) saat ini masih berstatus terlapor. Meliana dilaporkan karena secara arogan melakukan protes terhadap pengeras suara di masjid Al Makhsum.

Menurut laporan , Meliana telah menyampaikan permintaan maaf di Mapolres Tanjungbalai dengan didampingi suami. Dia mengatakan, tak bermaksud memicu kerusuhan dan mengganggu kententeraman masyarakat banyak.

Tidak dijelaskan siapa saja yang hadir saat permintaan maaf berlangsung. Namun, Meliana dan suaminya mengaku tidak akan pindah dari Tanjungbalai karena telah delapan tahun tinggal di rumah yang berdekatan dengan masjid tersebut.

Sekretaris Forum Umat Islam (FUI) Tanjung Balai, Ustaz Luthfi Ananda Hasibuan mengatakan peristiwa tersebut menjadi puncak kemarahan warga akibat sikap warga etnis Cina yang selama ini arogan. “Mereka suka menyepelekan, suka semena-mena, jika kesenggol sedikit langsung marah dan tak segan-segan mengajak berkelahi,” ujarnya saat dihubungi , Sabtu (30/7/2016).

Namun, kalangan umat Islam Tanjungbalai mempertanyakan status Meliana sebagai saksi, sementara dia dianggap menjadi pemicu kerusuhan. Ketua MUI Tanjung Balai menyebut bahwa pihaknya telah meminta Polresta Tanjungbalai meningkatkan status wanita tersebut menjadi tersangka.

“Tidak menutup kemungkinan (jadi tersangka) karena prosesnya sedang berjalan,” kata Kapolres Tanjung Balai AKBP Ayep Wahyu Gunawan.(MSu)

Suhari Ketua Reclasseering Indonesia Korwil Sumut


HAMPARAN PERAK | POTRET RI - Reclasseering Indonesia Korwil Sumut resmi terpilih masa bhakti 2016-2019 yang Sah adalah diketuai Suhari dengan Sekretaris Heppy Ramadana sesuai mandat dari Ketua umum Achmad Lulang, SH dgn Sekjen Naviri Ali Sikome, SH SK Nomor 019/PP-RI.BPH.NMS/SK/H/VII/2016 tentang penetapan komposisi dan personalia kordinator Departemen Investigasi, Monitoring dan Intelijen (IMI) Reclasseering Indonesia badan peserta Hukum Untuk Negara dan Masyarakat Provinsi Sumatera Utara ditetapkan di Jakarta tanggal 12 Juli 2016.
Adapun para pengurus hariannya Ketua koordinator Departemen IMI : Suhari, sekretaris Heppy Ramadana, bendahara Sutriani, Kordinator lapangan Oon Sukroni, wakil korlap Sepakat ginting dan anggota Niko pratama.M.Iswandi, Iswanto, Keliman, Supian, Ismail.Demikian ditegaskan Heppy Ramadana selaku sekretaris Reclasseering Indonesia Korwil Sumut dalam jumpa Pers, Kamis (04/08/2016) di Sekretariat jalan Utama Desa Tandem Hilir Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Sumut.Ia menghimbau kepada seluruh anggota Komda yang masih aktif maupun belum aktif yang ingin berjalan bersama Komda kita ini agar dapat bergabung bersama kita."Kepada anggota Reclasseering yang sudah berjalan sebelumnya agar Silahkan lapor kepada kami agar kita dapat membentuk ulang kepengurusan Komda-Komda yang ada di Sumut, sebelum dilaksanakannya kegiatan pelantikan Reclasseering Indonesia Korwil Sumut dalam waktu dekat ini,"tegasnya.
Untuk langkah selanjutnya kita akan membenahi Komda-Komda yang akan kita bentuk dari kepengurusan yang lama kepada yang baru serta membekukan Komda Komda yang tak mau merapat kepada kita.Secara internal kepengurusan  Reclasseering Indonesia Komwil Sumut guna menepis isu dualisme kepenggurusan, nantinya kita akan menyurati pihak yang berwenang yakni Kodam I BB, Poldasu beserta jajarannya dan seluruh instansi Pemerintah bahwasannya kepengurusan kitalah yang memiliki Surat Keputusan (SK) Nomor : 019/PP-RI.BPH.NMS/SK/H/VII/2016 yang Sah dari Presidium Pusat Reclasseering Indonesia badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat dengan ketua umum Achmad Lulang, SH dan Sekretaris Naviri Ali Sikome, SH.  

Heppy Ramadana juga memaparkan bahwa Reclaseering Indonesia telah mendapatkan sertifikat akreditasi organisasi bantuan hukum berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : M.HH-01.HN.03.03 Tahun 2016 sebagai pemberi bantuan hukum dengan kategori C ditetapkan di Jakarta 7 Januari 2016 oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H.Laoly sekaligus piagam penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI yang menyatakan LBH Reclasseering Indonesia atas kinerjanya dalam memberikan bantuan hukum gratis untuk orang miskin dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta ditetapkan pada 12 Agustus 2015."Tak ada lagi dualisme kepengurusan Reclasseering Indonesia, dan apabila ada oknum yang mengatasnamakan Reclasseering diluar Ketua umum Achmad Lulang, SH dan Sekjen Naviri Ali Sikome, SH maka masyarakat bisa melaporkan pada kita agar ditindak lanjuti untuk ditangkap,"Tegas Sekretaris Reclasseering Indonesia Korwil Sumut tersebut.(Red/Mdn).

FORMASI PASTI Dukung Penuh Gus Irawan Maju Jadi Gubsu


MEDAN | POTRET RI - Forum Komunikasi Solideritas Keluarga Besar Penghuni Asrama TNI- Polri (FORMASI PASTI) mendukung H.Gus Irawan Pasaribu maju sebagai calon Gubenur Sumut (Gubsu).

Penegasan itu disampaikan pada acara berbuka puasa bersama di kantor DPD Partai Gerindra Sumut jalan DI Panjaitan, Medan oleh dewan penasehat FORMASI PASTI Raden Soekrisno didampingi ketua harian Jhony Imanda dan bendahara umum Mariana Chaisara Adila Dewita dan seratusan anggota FORMASI PASTI dari asrama TNI AD Widuri Marendal, Ex Yon 124, Abdul Hamid, Eks Linud 100 Sunggal, Eks Pamen Padang Bulan, Eks CPM bata, Eks Kowilhan Karya, Asrama TNI AU Suwondo, Karang Sari dan Purna Bhakti Polonia.Sabtu malam (02/07).
Menurut Raden Soekrisno, sosok H.Gus Irawan Pasaribu SE, Ak,MM, CA selaku ketua DPD partai Gerindra Sumut serta ketua komisi VII DPR RI sangat layak memimpin Sumut beliau orangnya sangat peduli dengan masyarakat.

FORMASI PASTI memberikan dukungan penuh kepada H.Gus Irawan Pasaribu untuk menjadi Gubsu pada Pilkada yang akan datang, dukungan tersebut disambut aplaus oleh seluruh anggota FORMASI PASTI serta pengurus partai Gerindra Sumut dan disambut baik oleh H.Gus Irawan pasaribudi dampingi Krisman Purba selaku inisiator.

Dewan Perwakilan Daerah Partai Gerindra Sumatera Utara menggelar buka puasa bersama keluarga Purnawirawan dan veteran di kantor DPD Gerindra, Jalan DI Panjaitan, Medan, Sabtu (2/7). Keluarga purnawirawan dan ahli waris yang tergabung dalam Forum Komunikasi Solidaritas Keluarga Besar Penghuni Asrama TNI Polri (Formasi Pasti) meminta Gerindra memperhatikan nasib penghuni asrama TNI Polri yang tempat tinggalnya ditertibkan.

Pada kesempatan itu Ketua DPD Partai Gerindra Sumut dan Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan mengaku prihatin atas penertiban yang dialami oleh beberapa keluarga dan ahli waris purnawirawan yang tinggal di beberapa asrama TNI Polri. Menurutnya negara harus mencari solusi terkait masalah tersebut karena negara harusnya bertanggungjawab atas kesejahteraan keluarga veteran yang telah berkontribusi bagi kemerdekaan bangsa Indonesia.

"Kita miris melihat nasib dari para pejuang yang turut berkontribusi membangun bangsa ini. Kita ingin menggugah pimpinan bangsa untuk memberi perhatian kepada purnawirawan dan pewarisnya dan akan mendorong agar masalah ini mendapat perhatian. Saya kira hukum menjadi satu soal namun rasa empati dan kemanusiaan harus dikedepankan," ungkapnya di sela-sela acara buka puasa bersama.

Menurutnya pemerintah bisa mencarikan solusi bagi keluarga purnawirawan dengan menyisihkan sebagian dari APBN yang mencapai Rp 2000 triliun. Ia juga berharap agar pemerintah merancang kebijakan yang lebih pro rakyat terutama bagi para pejuang bangsa.

Penyelenggara acara, Mulyadi merasa bangga karena telah dipercayakan untuk memperjuangkan hak-hak anggota keluarga purnawirawan yang ditertibkan dari asrama TNI Polri. Menurutnya mereka sudah mengirimkan surat ke DPRD Provinsi untuk ditindaklanjuti.

"Semoga ada solusi atau jalan lain yang bisa lebih memanusiakan mereka agar memiliki tempat tinggal yang layak. Dalam kesempatan ini turut hadir kelompok penghuni Asrama Soewondo, 124, Singgasana dan Istana Maimoon. Ada kurang lebih 150 warga yang hadir dalam buka puasa bersama tersebut," ujarnya sembari memberikan bingkisan oleh Gus Irawan kepada anggota keluarga Formasi Pasti. (Leo/Mdn).
 
Copyright © 2010 - 2013. www.potretri007.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM