.

.

Reuni Ke 65 SMANSA Meriah

Rekaman Jeritan Warga Korban Eksekusi Lahan Salah Objek di Dumai

Top POTRET RI 007

Top POTRET RI 007
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zone bersama R.Soekrisno

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Search

Foto Bersama Marsekal TNI AU Djoko Suyanto/Ibu dan R.Soekrisno

Foto Bersama Marsekal TNI AU  Djoko Suyanto/Ibu dan R.Soekrisno

Ketum Presidium Pusat RI Achmad Lulang, SH bersama R.Soekrisno (PU/Pemred Potret RI 007)

Ketum Presidium Pusat RI Achmad Lulang, SH bersama R.Soekrisno (PU/Pemred Potret RI 007)

PU/Pemred POTRET RI 007 Saat di Istana Merdeka

PU/Pemred POTRET RI 007 Saat di Istana Merdeka

PENERIMAAN TARUNA BARU AKADEMI MARITIM BELAWAN

Salam Komando Redaksi dan Pangkostrad TNI Letjen TNI Edy Rahmayadi

Salam Komando Redaksi dan Pangkostrad TNI  Letjen TNI Edy Rahmayadi

Kesombongan dan Drama Fredrich Yunadi Membongkar Kasus Setnov

"Fredrick Pengacara Setnov, Menggunakan Rompi Orange, dan Suka Hidup Mewah akhirnya ditangkap dan diproses di KPK"

Jakarta | Potret RI - Tim penyidik KPK langsung menangkap pengacara Fredrich Yunadi, pada Jumat (12/1/2018) malam, Fredrich sempat mangkir dari panggilan sebagai tersangka. Fredrich merupakan tersangka kasus menghalangi-halangi atau merintangi penanganan (obstruction of justice) kasus e-KTP Setya Novanto.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi sebagai tersangka. Dia ditetapkan tersangka karena diduga menghalang-halangi penyidikan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Setnov. 

Salah satu hal yang didalami adalah terkait hilangnya Setnov saat akan ditangkap penyidik KPK di kediamannya pada 15 November 2017. Saat pihak KPK mendatangi rumah Setnov, Fredrich tampak terlihat menemui penyidik.

Setelah menghilang hampir seharian, Setnov mengalami kecelakaan mobil yang dikendarai Hilman di kawasan Permata Hijau. Fredrich pun langsung datang mendampingi Setnov yang dibawa ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta

"Ya, kalau proses lanjutan dari penyelidikan sudah dilakukan. Informasinya sudah penyidikan (ditetapkan sebagai tersangka). Sore ini akan diumumkan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (10/1).

Tim penyidik dan pimpinan KPK langsung memutuskan untuk mencari dan menangkap Fredrich karena sebagai tersangka dianggap tidak kooperatif dan menghambat proses penyidikan.Fredrich Yunadi resmi ditahan KPK. Mantan pengacara Setya Novanto itu ditangkap tadi malam.

Fredrich ditangkap KPK pada Jumat (12/1) kemarin malam. Dia lalu dibawa KPK sekitar pukul 00.10 WIB, Sabtu (13/1) dini hari tadi. 

Setelah diperiksa selama sekitar 11 jam, Fredrich akhirnya ditahan. Dia keluar dari KPK mengenakan rompi oranye.

"Saya sebagai seorang advokat, saya melakukan tugas dan kewajiban saya membela Pak Setya Novanto. Saya difitnah, katanya melakukan pelanggaran, sedangkan Pasal 16 UU 18 Tahun 2003 tentang advokat, sangat jelas mengatakan advokat tidak dapat dituntut, baik secara perdata maupun pidana," ungkapnya dalam membela diri saat keluar dari gedung KPK untuk dibawa ke rutan KPK.

Sementara itu drama yang dipermainkan Fredrich yang mengumbar dan mengaku suka dengan hidup kemewahan dan viral di medsos, menjadi incaran untuk membuktikan fakta kebenaran, dalam wawancara dengan Najwa Shihab yang diunggah ke YouTube, Fredrich Yunadi mengaku senang bergaya hidup mewah selama ini. Dalam wawancara tersebut Fredrich mengaku terbiasa menghabiskan uang miliaran saat melancong ke luar negeri.

"Saya suka mewah. Saya kalau ke luar negeri, sekali pergi itu minimum saya spend Rp 3 M, Rp 5 M. Yang sekarang, tas Hermes yang harganya Rp 1 M juga saya beli. Saya suka kemewahan," tutur Fredrich  dalam wawancara dengan Najwa pada Jumat pekan lalu, 24 November 2017. (Red.Su/Tim)

Ketua.PAC.Gerindra Marelan Resmikan Mushollah Al Harish YP.Mandiri Marelan


MARELAN - POTRET RI - Ketua PAC.Partai Gerindra Medan Marelan Haris Kelana Damanik, ST Akhirnya meresmikan Musholah Al Harish Yayasan Perguruan Mandiri Medan Marelan.Sabtu  (13/01/2018) di Lingkungan 1 Jalan Pasar Nippon Siombak Kel.Paya Pasir Kec.Medan Marelan.

Dalam sambutannya Ketua Yayasan Perguruan Mandiri Medan Marelan Drs.H.Hasanuddin S.Pdi mengucapkan terimakasih sebesarnya pada Ketua PAC.Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik yang telah menginfakkan sebagian rezkinya guna membangun Mushollah ini semoga Allah SWT menambah rezki yang lebih banyak lagi serta menjadi keluarga sakinah mawadha warohmah serta diberkahi kesehatan selalu dan sukses segala urusan diberikan peningkatan jabatannya.

Kami juga mengucapkan terimakasih pada guru serta para siswa insya Allah tetap dalam lindungannya.

Hal senada disampaikan Abdul Karim Nasution selaku tokoh masyarakat mengatakan, kita pantas bersyukur pada Allah SWT dimana ada salah seorang putra daerah Marelan Bung Haris Kelana Damanik yang terpanggil hatinya untuk membangun rumah Allah SWT dimana didalam janji Allah barang siapa yang mau membangun rumah Allah maka akan dibangunkan rumahnya di dalam surga," ujar Karim mengawali sambutannya.

Lebih lanjut dikatakan, Keberadaan Mushollah ini nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat maupun para siswa dan guru untuk menjalankan kewajiban ibadah sholat dalam kesehariannya.

"Saya apresiasi sejak peletakkan batu pertama hingga selesai dibangunnya Mushollah ini hanya dalam waktu sebulan saja kira apa yang telah dirintis Pak Kepsek Kosren Pak Yayasan dibantu Pak Haris ini Patut kita contoh,"ajaknya.

Haris Kelana Damanik selaku ketua PAC.Partai Gerindra Marelan menyampaikan, harapannya atas hadirnya Mushollah Al Harish ini dapat membantu para siswa, guru dan masyarakat dalam menjalankan ibadah sehari-hari.

Apapun yang saya lakukan sejak 2014 hinggakini kepada masyarakat bukan karena ada apa apa melainkan  hanya Ikhlas karena Allah SWT apalagi bukan karena ada kepentingan.

InsyaAllah apa yang kita harapkan bersama dapat terwujud nantinya seperti terbangunnya penambahan lokal sekolah di Yayasan Mandiri ini.

Lebih lanjut disampaikan, kita berharap manfaatkan Mushollah untuk kegiatan ibadah lainnya seperti mengadakan tadarus Al-Quran maupun kegiatan ibadah lainnya di Mushollah yang baru kita resmikan ini.Pesan Bung Haris yang juga dikenal selaku Ketua LSM.Strategi kota Medan tersebut.(leo).

2 Pelaku Curanmor Diciduk Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan


BELAWAN - POTRET RI - Dua tersangka pelaku Pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) masing - masing Rudi Mulianto alias Breges (30) dan Andi Sembiring alias Toldo (30). Keduanya ditangkap pada Kamis (11/1) sore dan Jumat (12/1) dini hari berdasarkan laporan pengaduan dari Rosmawarni selaku korban yang kehilangan 1 unit sepeda motor Honda Kharisma.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Yayang Rizki Pratama, SIK mengatakan, berdasarkan laporan pengaduan dari korban, Dirinya langsung memerintahkan Kanit I Sat Reskrm Ipda Rudi handoko, SH untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, didapat informasi yang mengarah kepada tersangka Rudi Mulianto alias Breges sebagai pelaku pencurian sepeda motor milik korban.

"Setelah kami mendapat informasi tentang tersangka Breges, kami langsung melakukan pengejaran dan penangkapan. TSK Rudi Mulianto alias Breges kami tangkap saat hendak melaut di Gabion." Ungkap Kasat Reskrim.

"Kemudian dari hasil introgasi, TSK Breges mengaku melakukan pencurian sepeda motor korban bersama TSK Andi Sembiring alias Toldo, sehingga langsung kami lakukan pengejaran dan berhasil kami tangkap di Jalan P. Krakatau, Belawan." Sambung Kasat Reskrim.

"Saat ini keduanya sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkaranya, kami juga sedang berupaya mencari barang bukti yang sudah dijual TSK." Tutup Kasat Reskrim.(Goes/HS).

Dihantam Ombak Kapal Langgei Belawan Karam



BELAWAN -POTRET RI - Musim ombak besar belakangan ini kembali mengakibatkan satu unit kapal pukat langgei asal Kampung Kurnia Belawan karam bahkan tiga awak kapalnya sempat beberapa jam lamanya terkatung-katung di tengah laut sembelum mendapatkan pertolongan dari kapal nelayan lainnya.Jumat dinihari tadi (12/01/2018).

Keterangan yang diterima di tangkahan nelayan Kampung Kurnia Belawan Bahari menyebutkan, kapal langgei bernasib naas itu dinahkodahi Hasan (51) Warga Kampung Kurnia Belawan beserta kedua ABKnya mencari ikan dan udang di sekitar perairan Pantai Labu Kab.Deliserdang.

Akantetapi belum lama memukat pada tengah malam tadi gulungan ombak besar menyebabkan kapal yang mereka awaki karam hingga para awak kapal sempat terkatung-katung beberapa jam lamanya.

"Saat ini para awak kapal telah dievakuaai mendapatkan pertolongan dari kapal nelayan lain berikut kapal yang karam sedang ditarik dekat Beting atau perairan dangkal di daerah tersebut,"ungkap Hamzah (38) selaku keluarga korban kapal karam tersebut melaporkan pada media online in.(Leo/HS).

2 Maling Mobil Babakbelur Dihajar Massa Langsung Diciduk


BELAWAN -POTRET RI -  2 tersangka pelaku pencurian mobil di Kampung Bahari Lk.X Kel.Besar Kec. Medan Labuhan akhirnya meringkuk di sel tahanan Polsek Medan Labuhan.Jumat (12/01/2018).Pasalnya, Kedua pelaku masing - masing Tarno (47) dan Rio Agung Susanto (17), babak belur setelah sempat dihakimi oleh warga yang mengejar keduanya.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Hendris Tampubolon, SH menjelaskan, pada awalnya korban yang sedang tidur, terbangun karena mendengar suara mobil dihidupkan. Kemudian korban keluar rumah dan melihat mobil Suzuki pick up BK 8724 ZF miliknya sedang dibawa oleh kedua pelaku sehingga korban langsung berteriak.

Mendengar teriakan korban, para pelaku langsung berusaha melarikan diri namun langsung dikejar oleh warga yang berada disekitar lokasi kejadian. Beruntung terhadap keduanya personil Polsek Medan Labuhan yang sedang berpatroli melintas disekitar lokasi kejadian.

"Anggota yang sedang berpatroli dipimpin Pawas melihat warga yang berkerumun, sehingga dilakukan pengcekan dan ternyata ada pelaku pencurian mobil yang sedang dihakimi warga." Ungkap Kapolsek Medan Labuhan.

"Melihat hal tersebut, aggota yang berpatroli langsung mengamankan situasi, emncatat saksi dan membawa korban untuk membuat laporan pengaduan. Sementara kedua tersangka dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan." Sambung Kapolsek.

"Terhadap kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana tentang pencuriran dengan pemberatan yang ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara." Tutup Kapolsek.(Leo/HS).

PD.Pasar dan P3TM Medan Sosialisasi Pedagang di Pasar Modren Marelan


MARELAN I POTRET RI - Ratusan para pedagang pasar modren Marelan mendapatkan sosialisasi dari pihak PD.Pasar dan Persatuan Pedagang Pasar Tradisional kota Medan (P3TM) Kota Medan Marelan di lantai 2 pasar modren Marelan.Kamis siang (11/01/2018).

Pada pertemuan tersebut dihadiri langsung Kepala PD.Pasar Marelan Rusdi Sinuraya, Ketua P3TM Marelan Aliswan dan pengurus Zulkifli Lubis, Camat Marelan, Lurah Renggas Pulau Irwan Daniel Nasution, Koramil dan Babinsa Marelan.

Kepala PD.Pasar Medan Rusdi Sinuraya menjelaskan keberadaan pasar modren ini nantinya berkapasitas 800 pedagang dan insyaallah akan beroperasi pada Februari 2018 ini.

"Tak ada dikenakan biaya pendaftaran melainkan.para pedagang nantinya bisa memperoleh lapak atau kios seharga antara Rp10 hingga Rp15 juta dapat dicicil bahkan mendapatkan sertifikat hak milik  yang dapat dianggunkan nantinya di Bank,"paparnya.

Sementara itu ketua dan pengurus P3 TM Kota Medan Aliswan dan M.Arifin serta Zulkifli Lubis mengaku akan menjembatani para pedagang agar dapat memanfaatkan pasar modren yang telah dibangun pemerintah kota Medan.

Kita mendukung dan optimis pelaksanaan pasar ini sebagaimana yang diharapkan,"ungkap Aliswan.(leo/HS).

Pengusaha Mujianto Yang Juga Ketua Yayasan Budha Tzu Chi Menjadi Tersangka Namun tidak ditahan....Ada Apa ?

"Mujianto Bos dan Ketua Yayasan Budha Tzu Chi merasa Kebal Hukum dan di informasikan memiliki backup yang disebut sebut orang nomor 2 di Mabes Polri"

Medan | Potret RI - Kasus salah seorang pengusaha, pemilik media Daii TV, dan Ketua Yayasan Budha Tzu Chi yang sudah berjalan 1 tahun lebih, tersangka Mujianto dan Rosihan berdasarkan keterangan yang dihimpun, sebelumnya sudah dilakukan mediasi kurang lebih 2 tahun, ternyata hingga saat ini tersangka ingkar janji kepada korban didampingi kuasa hukum Marlon Purba SH, dengan bukti  bukti yang dimiliki korban dan telah dilaporkan ke Polda Sumatera Utara, hingga saat ini Poldasu belum melakukan tindakan tegas ataupun penahanan terhadap tersangka sesuai dengan laporan korban H. Armen Lubis yang mengalami kerugian miliaran rupiah.

Tindakan Mediasi yang dilakukan untuk Musyawarah dalam penanganan Perkara , dilakukan Kuasa Hukum Marlon Puba tidak berjalan dengan baik, tidak bisa untuk dilaksanakan mediasi. Kelanjutan dari mediasi akhirnya Korban H.Armen Lubis yang didampingi Kuasa Hukum melaporkan perkara yang menimpa kliennya dengan membuat laporan pengaduan LP/509/IV/2017/SPKT “II” Polda Sumatera Utara, tertanggal 28 April 2017, yang diterima langsung Bripka Budi Bangun.

Setelah dilakukan pemeriksaan termasuk saksi saksi dan gelar perkara, terlapor Mujianto alias Anam diputuskan oleh Dirreskrimum Poldasu Mujianto alias Anam Mutlak menjadi tersangka, dengan dikeluarkan surat resmi SP2HP No.B/397/XI/2017 Ditreskrimum, yang ditanda tangani atas nama Dir Reskrimum Poldasu unit Kasubdit Harda Bangtah AKBP Edison Sitepu, tanggal 15 November 2017.
Dengan tidak dilakukan penangkapan dan penahanan, dilanjutkan dengan konfrontir tanggal 4  Januari 2018, ternyata tersangka Mujianto alias Anam tidak hadir, kemudian dilanjutkan pada tanggal 9 Januari 2018, tersangka Mujianto dan Rosihan hadir, konfrontir yang digagas Poldasu Sumatera Utara untuk mendapatkan hasil penyelesaian dari kasus yang menimpa korban H.Armen Lubis.

Kenyataan berkata lain konfrontir yang digagas Poldasu tidak dapat titik temu, dan prediksi dari Kuasa Hukum benar, dan merasa heran, informasi yang didapat dari luar bahwa tersangka Mujianto mengatakan “bahwa dirinya tidak ada yang bisa menangkap dirinya”, dengan mengatakan dirinya mempunyai decking disebut sebut “Waka Polri”.

Selanjutnya  Kuasa Hukum mempertanyakan kepada pihak Kapoldasu, apa benar informasi itu, Pihak Poldasu hanya tersenyum senyum saja, mendengarkan pertanyaan Kuasa Hukum Marlon Purba.”kami sudah mempertanyakan kepada Pihak kapoldasu yang menangani perkara H.Armen Lubis, dan kita juga sudah mempertanyakan berulang ulang kenapa Mujianto tidak ditahan ”, ungkap Marlon Purba.

Hukum di negeri ini harus ditegakkan akibat ulah tersangka yang dibiarkan bebas, “akibat Hukum yang sudah menyalah ini timbul rasa keprihatinan terhadap Poldasu yang telah melakukan proses yang benar, maka kami akan melakukan hal aksi di Poldasu meminta Poldasu melakukan tindakan tegas terhadap siapapun yang memback up tersangka,” pungkasnya.

“Jangan salahkan warga, akibat ketidak adilan karena ulah tersangka telah merusak Hukum dan Citra Poldasu yang telah melakukan tugasnya secara profesional,” terangnya kembali.

“Saya selaku Kuasa Hukum Armen Lubis akan melanjutkan hal ini ke pusat dan bertemu dengan Kapolri dan sebelumnya akan bertemu dengan Kapoldasu meminta ketegasan dan tindakan terhadap ulah tersangka yang tidak ditahan”,ungkapnya kembali.(Red.Su/Tim/Is)

Deklarasi Cagubsu Sukses dan Meriah Dihadiri Ribuan Pendukung, Prabowo Intruksikan Menangkan Pasangan Edy-Ijeck Pimpin Sumut


MEDAN I POTRET RI- Pendaftaran pasangan bakal calon yang akan mengikuti kontestasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara 2018 secara resmi dibuka, Senin (8/1/2018) pagi. Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Ijeck) berjalan sukses dan meriah.
Pasangan yang akrab disapa ERAMAS, telah dideklarasikan oleh Partai Gerindra, Golkar, PKS, PAN dan NasDem di depan ribuan pendukungnya di Lapangan Merdeka, pada Minggu 7 Januari 2018.
Kantongi 76 Suara, Edy Rahmayadi Terpilih sebagai Ketua Umum PSSI.

 Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (Prabowo) menghadiri deklarasi Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Eramas) sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Ahad, 7 Januari 2018. Gerindra menjadi salah satu partai politik pendukung pasangan Rahmayadi untuk kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018.

Instruksi khusus pun diberikan Prabowo kepada kader partainya. "Kita harus turun sampai ke kampung-kampung untuk memenangkan pasangan ini," ujarnya saat menyampaikan orasinya di Lapangan Merdeka.

Baca juga: Edy Rahmayadi Kenakan Jaket PKS, Gerindra Tidak Cemburu

Prabowo mengatakan setiap kader Gerindra harus mempunyai komitmen untuk memenangkan pasangan Eramas. Dia menyebutkan setiap kader Gerindra harus turun hingga ke akar rumput, bahkan ke setiap desa di Sumatera Utara.


Mantan perwira TNI Angkatan Darat tersebut mengatakan langkah yang disiapkan partainya merupakan bukti komitmen Gerindra, yang mengusung Edy dan Ijeck dalam pilkada mendatang.

Para kader dan relawan Gerindra pun menyatakan kesiapan saat Prabowo menanyakan kesediaan mereka dalam memenangi pilkada Sumatera Utara 2018. "Kami siap," ujar para relawan.


Gerindra menjadi satu dari lima partai yang sejauh ini mendukung Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah. Empat partai lainnya adalah Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Golkar, dan NasDem.
(Red).

MSDC dengan Sertifikatnya Mengelabui Masyarakat dalam Pengurusan SIM

"Komisi A Sidak, MSDC tetap melakukan Praktek yang Merugikan Masyarakat"

Medan | Potret RI - Medan Safety Driving Center berlokasi di jalan Bilal, Medan, telah merugikan masyarakat dalam pengurusan SIM, diindikasikan adanya bisnis kotor dibalik MSDC yang menimbulkan kerugian Negara dan bersifat untuk kepentingan pribadi para petinggi di Sumatera Utara.

Tingkat pengurusan SIM yang semakin menceking masyarakat, untuk mengurus SIM warga mengumpulkan uang sedikit menyisihkan penghasilannya untuk mentaati aturan yang berlaku, sementara itu dana yang dikumpulkan warga untuk mengurus SIM dan waktu dalam proses pengurusan SIM baru yang lambat dan sengaja dipersulit, dan diduga adanya unsur pungli terhadap warga dalam pengurusan SIM.

Permasalahan MSDC yang pernah ditegur namun tetap saja membandel, dan ini menjadi meresahkan warga, kegiatan kriminal yang seperti ini tetap dijaga dan dipelihara dan membiarkan untuk tetap berjalan. MSDC sudah berjalan sejak tahun 2011 sampai kini sudah berjalan 7 tahun.

Dana hasil kegiatan MSDC sudah bisa menenggelamkan medan dengan kejahatan lainnya yang berkaitan bisnis yang dilakukan oleh MSDC, dari informasi yang didapat bahwa MSDC bosnya adalah Jimmy, dan dari informasi yang diterima Jimmy sangat dekat dengan para petinggi di Kepolisian Republik Indonesia, untuk selalu meloloskan kegiatan yang merugikan masyarakat dan warga.

Sementara MSDC sendiri tidak mempunyai sertifikasi dari Negara yang syah, yang berhak untuk melakukan pengujian dalam pembuatan SIM, yang memiliki keabsahan adalah Pihak Kepolisian yang memiliki sertifikasi dalam pengujian dan pembuatan sertifikat untuk Mengemudi.

Rabu, 10/1/2018, Polri watch sebagai Pemantau Kinerja Kepolisian Direktur Executive H. Abdul Salam Karim, SH, mengatakan, "MSDC itu tidak memiliki sertifikasi dari Negara, dan sudah pernah MSDC dihentikan operasionalnya, sedangkan pengurusan untuk mendapatkan sertifikat, warga dikenakan biaya yang menceking, dari pantauan kami biaya itu sampai 450 ribu dan bisa lebih tergantung dari SIM apa yang diambil warga, dan kenyataannya MSDC masih beroperasi,".

H. Abdul Salam Karim, SH juga meminta kepada Kapolda, Kapolrestabes untuk menindak lanjuti dengan tegas anggotanya yang mengerahkan masyarakat membuat SIM dengan mengambil sertifikasi di jalan Bilal karena dianggap sebagai pungutan liar, MSDC tidak memiliki kemampuan dan sertifikasi dari Negara yang syah,"kami menghimbau Kapolda, Kapolrestabes, siapapun yang membawa sertifikat dari MSDC harus diabaikan karena sudah memeras masyarakat, ini dari pantauan kami dilapangan, sedangkan di Polres Polres lain tidak ada, dan diminta untuk ditindak tegas, dan sekarang terulang kembali, dan ini harus dirubah"

"Kami meminta Komisi A untuk menindak lanjuti masalah MSDC yang telah melanggar aturan ini, dan meminta untuk menurunkan timnya menyetop operasional MSDC melalui kekuatan dan kekuasaan yang dimilikinya, dan ini untuk kepentingan masyarakat dan warga khususnya yang selama ini dijadikan wadah dan sasaran pungutan liar," pungkasnya kembali.

Sementara itu DPRD dari Komisi A menyambangi MSDC untuk menunjukkan kelayakan MSDC yang dimiliki Jimmy,“Sudah dua bulan lebih, Komisi A minta MSDC untuk menunjukkan izin operasinya, namun tidak juga ditunjukkan ke kami. Ini aneh. Kalau memang izinya ada, mengapa MSDC tidak berani menujukkannya. Untuk itu, kita kasi waktu satu minggu lagi kepada MSDC untuk tunjukkan izin operasinya,” paparnya saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A dengan MSDC dan Satlantas Polrestabes Medan di DPRD Medan, beberapa waktu yang lalu, 6/10/2016.

Senada dengan hal itu Komisi A DPRD Kota Medan, Andi Lumban Gaol mengungkapkan sebelumnya , Satlantas Polrestabes Medan untuk tidak menerima sertifikat mengemudi yang diterbitkan MSDC karena MSDC belum mampu menunjukkan izin operasinya,. Selain itu, Andi menambahkan agar masyarakat tidak lagi mengurus sertifikat mengemudi di MSDC. 

,"Bila ada masyarakat dan warga merasa dirugikan kembali, untuk dapat membuat pengaduan kepada DPRD melalui Komisi A," ungkap Andi Lumban Gaol saat dikonfirmasi. Rabu, 10/1/2018

Mengingat operasional MSDC dianggap tidak resmi, karena tidak mampu menunjukkan izin operasinya. “Lagi pula, sampai kini, MSDC masih mengeluarkan sertifikat mengemudi untuk SIM polos seperti SIM A dan SIM C. Padahal, untuk mengurus SIM A dan SIM C itu tidak perlu pakai sertifikat mengemudi. Atas dasar itulah, kami imbau agar masyarakat tidak perlu lagi mengurus sertifikat mengemudi di MSDC,” ungkapnya. (Red.Su/Tim)


Tertibkan Bangunan Sarang Walet Illegal Resahkan Warga Marelan

MARELAN I POTRET RI - Keberadaan bangunan sarang walet berlantai empat yang terletak di Jalan M.Baasyir Pasar 5 Marelan meresahkan warga Marelan

Pasalnya, bunyi bising suara kaset walet yang tiada hentinya  terdengar sangat menganggu kenyamanan warga untuk beristirahat maupun menjalankan ibadah sholat.

Bahkan keberadaan sarang walet tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan wabah  penyakit flu burung maupun demam berdarah (DBD) karena didalam bangunan sarang walet tersebut terdapat genangan air sebagai kolam mandi burung walet.

"Kita secara lisan sudah menyampaikan aksi keberatan atas keberadaan gedung walet yang diduga tak memiliki izin tersebut pada pihak Lurah Renggas Pulau,"ungkap Zulkifli wakil ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Medan Marelan menyingkapi keresahan warga Marelan tersebut menyampaikan melalui media online ini.Rabu (10/01/2018).

Menurut Zulkifli, sudah saatnya Pemko Medan bersama pihak Satpol PP melakukan penertiban atas keberadaan bangunan walet milik Ahi tukang ayam tersebut.

Apalagi menurut aturannya walikota Medan tidak ada mengeluarkan izin atau Perwal terkait penangkaran burung walet untuk wilayah kota Medan khususnya Medan Marelan.(Leo/Mrl).

Warga Bersyukur Program IPAL Sanimas IDB Terlaksana di Marelan


MARELAN | POTRET RI - Sejumlah warga tergabung dalam Badan Keswadayaan Masyarakat Mandiri Sejahtera (BKM Mandiri Sejahtera ) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Marelan mengaku berterima kasih atas adanya program kegiatan Intalasi Penggolahan Air Limbah (IPAL) Komunal berbasis masyarakat yang dibiayai Islamic Develovment Bank (IDB) di sejumlah kawasan Medan Marelan khususnya di Kelurahan Renggas Pulau.

Pasalnya, belum banyak warga yang mengetahui manfaat positif atas keberadaan IPAL Komunal program Sanimas IDB tersebut, padahal keberadaan IPAL Komunal Sanimas IDB tersebut guna menciptakan lingkungan dan sanitasi yang sehat serta mencegah pencemaran air bawah tanah dari limbah rumah tangga (air cucian kamar mandi) maupun limbah kotoran manusia yang diharapkan dikelola dalam satu unit IPAL Komunal hingga mampu menampung maksimal 50 Saluran Rumah (SR).


Menurut M.Ali Arifin Ketua LPM Kecamatan Medan Marelan saat ini ada empat titik pengerjaan IPAL Komunal Sanimas IDB sedang dalam tahap pengerjaan yang hampir rampung diantaranya di lokasi di Gang Kolam Pasar II Barat Lingkungan 17 Kel. Rengas Pulau Kec. Medan Marelan.

Pekerjaan ini telah dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang dibentuk BKM Mandiri Sejahtera Kel. Rengas Pulau berdasarkan hasil musyawarah /rembuk warga sebelumnya. 

Pelaksanaan proyek pembangunan instalasi pengolahan air limbah (Ipal) Komunal melalui program Sanitasi Masyarakat Islamic Development Bank (Sanimas IDB) di sejumlah titik hinggakini belum ada yang membuat masyarakat resah justru mendapat apresiasi di masyarakat, karena dinilai mampu mengurangi pencemaran limbah dan menyehatkan masyarakat.

Bahkan pihak kita selaku wadah pemberdayaan masyarakat juga turut mengawasi jalan pelaksanaan kegiatan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Bestek dan bahkan pihak KSM yang melakukan pekerjaan senantiasa didampingi oleh pihak Faskel maupun Senior Faskel dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan sehingga terbangunnya IPAL Komunal 

Program sanimas IDB berjalan sesuai harapan kita bersama, papar Ketua LPM Kecamatan Medan Marelan tersebut dalam menyangkal adanya tudingan miring dari pihak tertentu terkait pelaksanaan IPAL Komunal Program Sanimas IDB tersebut. 

Terpisah, Salah seorang warga bernama Bu Sri (38) Ibu rumah tangga warga Marelan menyambut baik keberadaan IPAL Komunal yang programkan melalui Perkim Kota Medan kerjasama pihak BKM dan KSM untuk kepentingan masyarakat ini sebab, rumahnya dengan lahan yang pas-pasan ukuran 6x7 meter tanpa ada Septitank akhirnya dapat menyalurkan limbah rumah tangga baik MCK dan air cucian langsung ke IPAL Komunal yang telah dibuat tersebut.

"IPAL ini sudah lama kami nantikan Pak, sehingga kami mudah membuang air limbah rumah tangga dan limbah WC bahkan lingkungan rumah kami bisa bersih tanpa menambah lahan untuk membuat sepsitank sendiri,"ujarnya saat dimintai komentarnya atas keberadaan IPAL Komunal program Sanimas IDB tersebut.(Leo/HS).


Marlon Purba SH ; Minta Mujianto Segera Ditahan

"Tersangka Mujianto Cs dan David Tan memangdang Kuasa Hukum Armen dengan Sinis"

Medan | Potret RI - 9/1/2018, Penegakan Hukum yang sudah menjadi tersangka dari etnis Tionghoa yang merupakan group dari taipan Mujianto Cs dan David Tan masih bebas untuk melakukan tindakan pelecehan terhadap pribumi di depan kantor Direskrimum Poldasu.

Proses Konfrontir yang dilaksanakan dan seharusnya bisa diselesaikan atas tindakan penipuan yang dilakukan Mujianto Cs bersama dengan David Tan selaku coleganya menuai adanya indikasi Mujianto Cs dan David Tan memiliki back up dari petinggi di Mabes Polri, sehingga apa yang telah dilakukan Pihak Poldasu terhadap proses yang sudah benar menjadi tidak bisa independensi terhadap penegakkan Hukum.

Diruang Konfrontir penyebab tersangka Mujianto CS tidak ditangkap dengan adanya sikap yang merendahkan dan melakukan pelecehan terhadap institusi Polri di Poldasu, dengan sikap menaikkan kaki ke kursi diruang konfrontir sekalian memaki orang yang sudah dikorbankan dan ditipu Mujianto Cs, dengan perkataan kasar babi kau, bangsat kau.

Sikap yang merendahkan Pribumi akhirnya menuai amarah dari Kuasa Hukum Armen Lubis, Marlon Purba, SH , dan Kuasa Hukum Rosihan yang dijadikan kambing hitam oleh Mujianto Ketua dari yayasan Budha Tzu Chi, dan beberapa usaha yang dimilikinya diantaranya Pemimpin Media DAI TV, dan bos dari Cemara Asri ini.

"Bangsat Kau," yang terlontar dari mulut Mujianto sambil mengangkat kaki diatas Kursi diruang Kronfrontir Kasubdit Reskrimum Polda Sumatera Utara, dan disaksikan oleh AKBP Edison Sitepu dan beberapa perwira lainnya yang ada di ruang Reskrimum.

Konfrontir yang dilaksanakan guna untuk mencari kebenaran, keterangan yang dihimpun dilapangan bahwa Mujianto yang didampingi coleganya David Tan yang seakan akan adalah Penguasa, merasa lebih dekat dengan para pemimpin di Negeri ini.

"Awalnya kita bagus diruangan untuk konfrontir antara Armen dan Tersangka Mujianto, dan kita mempertanyakan apa kapasitas dari David Tan untuk hadir di konfrontir, Mujianto juga ditanyakan juga apa ada pengacaranya, disuruh keluar David Tan tidak  mau keluar, merasa hebat mereka, apakah mereka memiliki backingan petinggi di Mabes Polri, sehingga  tersangka yang belum ditahan sampai saat ini," tegas Marlon Purba, SH yang juga selaku Ketua DPD Sumut LSM Penjara, merasa kesal.

Sebelumnya itu juga, dilihat di depan pintu keluar ruang Direktorat Reserse Kriminal Umum Mujianto sedang menelepon pada petinggi untuk meminta bantuan dan dapat lepas dari jeratan Hukum ataupun perlindungan seperti terlihat pada foto dokumentasi.

Dilain sisi, yang sudah tersangka diminta untuk ditahan dan informasi yang diproleh tersangka Mujianto dan coleganya dibacking oleh petinggi di Mabes Polri,"minta untuk tersangka penipu itu ditahan, ini korbannya disamping saya," tegas Marlon Kembali sambil memeluk korban (Klien-red) ketika dkonfirmasi.(Red.Su/Tim/Is)


  

Dua Kadis Pemko Medan Tinjau Proyek Pasar Modren Marelan



Marelan l Potret ri - Dua Kepala Dinas Pemko Medan yakni Kadis PD Pasar Rusdi Sinuraya dan Syampurno Pohan Kadis Perkim Kota Medan melakukan peninjauan terhadap proyek pembangunan pasar modren di Jalan M.Baasyir Pasar 5 Marelan.Selasa siang (09/01/2018).

Dalam kunjungannya Kedua Kadis menemukan sejumlah bangunan yang belum rampung bahkan atap pasar masih banyak yang bocor sehingga air mengenangi lantai .
Sedangkan meja beton tempat berjualan masih tampak dibangun sebagian.lagi sudah dikeramik.

Belum diketahui perais sampai kapan pasar modren Marelan yang bertingkat 3 ini segera dioperasikan mengingat masih banyak lagi fasilitas di gedung tersebut yang belum tersedia diantaranya lokasi penampungan limbah alias IPAL serta fasilitas lainnya.

Terpisah, para pedagang ditemui di Pasar 5 Marelan mengaku, setuju saja lokasi berjualan kami dari tempat yang lama dipindahkan asalkan sewa kios/meja berjualan tak mencekik leher harganya.

"Kalau bisa sewa meja jualan atau kiosnya yang terjangkaulah soalnya disinikan tempat baru yang belum tahu ada pengunjung atau pembelinya,"harap Bu Nur saat dimintai tanggapannya.(Leo/HS).

PASSUS GINRA KAWAL EDY-IJECK JADI GUBSU & WAGUBSU

MEDAN I POTRET RI -Puluhan ribu warga SUMUT membanjiri lapangan Merdeka Medan Minggu (07/01) saat Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI.H.EDY RAHMAYADI dan H.M.MUSA RAJEKSHAH (IJECK). Pada saat deklarasi hadir Danjen Pasukan Khusus Garuda Merah Putih Indonesia Raya (PASSUS GINRA) R.SUKRISNO ALIM,SH didampingi M.YUNUS, EFFENDI, ANTON HP.NAIBAHO, RAMADHONAL,MAJU 
SIMANJUNTAK, SAMSURI,MERRY M.N.. dan juga Direktur FBHI S.Firdaus Tarigan,SH.SE.MM. 

"Kami Pasukan Khusus Garuda Merah Putih Indonesia Raya mendukung penuh dan siap mengawal Bang EDY & IJECK untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023, semoga Allah SWT Meridhoi Pasangan Calon Gubernur & wakil Gubernur Sumatera Utara  Bang E.I (Edy-Ijeck) YANG BERMARTABAT.Kami yakin berkat Do'a dan dukungan penuh Warga Sumatera Utara Paslon direstui dan di Diridhoi oleh Allah SWT,karena mereka berdua pasangan yang BERMARTABAT" Tegas Danjen Passus R.Sukrisno Alim,SH di Aminkan oleh puluhan ribu warga Sumatera Utara yang begitu antusias memenangkan BANG EDY-IJECK. 

Ditengah hiruk pikuknya mengumandangkan yel.,.yel untuk memenangkan BANG EDY & IJECK, salah seorang Anggota Passus M.Yunus dg memakai kemeja batik biru dipaskan dengan  jas putih berkesempatan berfoto di Baliho BANG EDY-IJECK didampingi anggota passus Ginra tepat di depan Hotel Grand ASTON Medan. Selesai Acara Pasukan Khusus  yang bertugas  mengawal Paslon berjanji akan siap menghadang siapapun yang mencoba menggagalkan Paslon untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.( Red).

Deklarasi Pasangan Cagubsu Letjen Edy Rahmayadi dan Ijeck , PASSUS GINRA Siap Memenangkan


MEDAN I POTRET RI - Sukses kegiatan Deklarasi pasangan calon Gubsu Edy Rahmayadi dan Musa Rajecksah (Ijeck) yang akan  dihadiri Ketum Partai Gerindra H.Prabowo Subianto di Lapangan Merdeka Medan (07/01/2018)
 Komandan Pasukan Khusus Garuda Indonesia Raya ( DANPASSUS GINRA) R.Soekrisno Alim SH didampingi Wadanjen H.M.Ayyub bin Ahmad dan Kepala Staf daerah Sumatera Utara Syamsudin dan Kepala Staf Distrik kota Medan Suyatno, Asisten Operasi Susanto,H.Iza Usman dan Kepala Humas R.Agus Leo bersama LBH KAP Ampera, YP2AP3 Kenri dan Formasi Pasti menegaskan Mendukung penuh Letjen TNI H.Edy Rahmayadi untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara. Kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di segala pelosok Penjuru daerah Propinsi Sumatera Utara agar memilih H.Edy Rahmayadi (ERA) yang BERMARTABAT untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara.." tegas Samsudin Kepala Staf Daerah Passus GINRA Sumatera Utara yang mengatakan Kenal betul dengan sosok H.Edy Rahmayadi.

Prabowo Subianto saat menjelaskan alasan memilih Edy Rahmayadi-Ijeck untuk dipasangkan sebagai Cagub dan Cagubsu di Pilkada Sumut 2018 di Gedung DPP PKS.

Terpisah menurut Ketua DPC Gerindra Medan, Bobby Oktavianus Zulkarnain, kepastian Prabowo hadiri deklarasi Edy Rahmayadi – Ijeckm setelah DPD Gerindra Sumut mengeluarkan surat edaran ke seluruh DPC di Sumatera Utara.

Selain dihadiri Prabowo, deklarasikan tersebut juga dihadiri para ketua umum partai  yang telah menyatakan dukungan untuk pasangan Edy Rahmayadi – .Ijeck.(Leo/Mdn).

Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Sungai Deli


M.Deli  l Potret RI -Warga kembali dihebohkan dengan penemuan mayat wanita Mrs. X mengapung di sungai Deli Wilkum Polres Pelabuhan Belawan.

Keterangan yang diterima menyebutkan, awal pertama kali mayat tak dikenal tersebut persisnya di Jl Proyek Sungai deli, Kampung Banten Ujung Pajak Bunut Dusun 9 Psr IV Helvetia Kec. Labuhan Deli.
Pada hari Sabtu tanggal 06 Januari 2018 sekira pukul 06.30 wib.
Mrs. X dengan kondisi ditemukan dalam keadaan telungkup mengapung di dalam sungai deli, menggunakan Baju warna merah, celana panjang Lee warna abu2 diperkirakan korban berumur lebih kurang 30 tahun.

Adapun ciri ciri Korban :
kulit sawo matang, rambut ikal pendek sebahu, Tinggi lebih kurang 155 cm, kondisi korban pada saat ditemukan masih segar dan belum kaku.

Sedangkan menurut penuturan sejumlah saksi – saksi  yakni
1.  FIKI APRIANSYAH, 17 Thn, Islam, Pelajar Kelas 12, alamat Jl Mesjid dusun 9B Psr IV Helvetia Kec. Labuhan deli.

2.  SAPUTRA, 28 Thn, Islam, Pengangguran, alamat Jl Mesjid dusun 9B Psr IV Helvetia Kec. Labuhan deli.

3. ROY, 20 Thn, Islam, Penjaga Warnet dpn KFC, Jl Mesjid Gg Buntu ds Helvetia Kec. Lab deli.

4. FATUL Als IJUL, 28 Thn, Islam, Pemotong ayam psr Bunut, Psr V Helvetia Kec.Lab deli. Hp.082386600500.

Saksi FIKI APRIANSYAH menerangkan sekira pukul 06.30 Wib sehabis melaksanakan ronda bersama dgn ROY, SYAHPUTRA pergi dari rumah hendak memancing di tepi sei deli kamp Banten. Saat sedang di tepi sungai tepatnya 200 Meter dari jembatan sei deli brayan mengarah Belawan saksi SYAHPUTRA melihat sesosok mayat mengapung di tengah sei deli dan langsung berteriak teriak mengatakan "MAYAT MAYAAATT."  Selanjutnya saksi FIKI mengikuti mayat tsb dari pinggiran sungai sambil berteriak mayat hingga kemudian pada saat di Psr Bunut tepatnya di dekat jembatan panitra kamp. Banten saksi FIKI turun kesungai sambil berenang untuk menarik mayat tsb dari tengah sungai ke tepi sungai pada saat setelah berada ditepi sungai Mayat tsb oleh FIKI, FATUL dgn masy lainnya Mayat di angkat keatas atau ke darat.(pukul 07.00 Wib). dan diletakkan di aspal.

Sekira pukul 07.40 Wib dgn Ambulance RSU Sinar HUSNI korban di bawa kerumah Sakit Bhayangkara guna VER/AUTOPSI untuk memastikan sebab-sebab kematian korban secara Medis.

Penemuan mayat tersebut oleh pihak kepolisian selanjutnya dievakuasi  ke RS Bhayangkara
Dari hasil penyelidikan dan olah TKP sementara dilapangan bahwa diduga korban hanyut dan tidak ada bekas luka ataupun korban kekerasan dan mayat belum kaku.(Guz/Blw).

Mujianto Ketua Yayasan Budha Tzu Chi " Membandel !!!!!!!!

"Mujianto Ketua Budha Tzu Chi tidak mengindahkan panggilan Poldasu"

Medan | Potret RI - Tersangka Mujianto yang dilaporkan dalam kasus tindak pidana penipuan yang mengakibatkan H. Armen Lubis menderita kerugian tidak sedikit, sesuai dengan panggilan Polda Sumatera Utara yang kedua kali tidak diindahkan.

Informasi yang diterima 4/1/2018, Direskrimum Polda Sumatera Utara Kombes.Pol. Andi Riyan membenarkan akan panggilan terhadap Mujianto Ketua Wilayah Sumatera Utara Yayasan Budha Tzu Chi, dan bos PT. Cemara Asri, yang hingga tengah hari tidak kunjung datang, untuk dikonfrontir dengan pelapor, dan saksi yang telah memenuhi panggilan dari Reskrimum Poldasu.

Sementara kuasa hukum Pelapor H.Armen Lubis, Marlon Purba, SH, ketika dikonfirmasi di MakoPoldasu yang mendampingi kliennya setelah bertemu di lantai 2 ruang Reskrimum Poldasu menyatakan dan merasa kesal terhadap tersangka Mujianto alias Anam yang telah dipanggil sesuai dengan panggilan resmi untuk yang kedua kali oleh penyidik Poldasu tidak muncul untuk dikonfrontir dengan pelapor dan tersangka 2 yang telah hadir.

,"Saya Minta Kapolda Sumatera Utara untuk menangkap dan menahan tersangka Mujianto Ketua Wilayah Sumatera Utara Yayasan Budha Tzu Chi yang tidak kooperatir atas panggilan tersebut, diduga kebal hukum,"ungkap Marlon Purba SH.

Sebelumnya saat untuk menghadirkan tersangka Mujianto penyidik telah menghubungi melalui telepon seluler milik Mujianto, bahwa pihak pihak pelapor telah hadir ditempat, dan diinformasikan bahwa Mujianto tidak bisa hadir karena berada di luar kota, namun sejauh ini belum diketahui apa sebabnya dan alasannya Mujianto tidak menghadiri undangan Poldasu tanggal 4/1/2018 di MakoPoldasu.

Balik kembali kuasa hukum Marlon Purba, SH, merasa kecewa dan sangat menyesalkan terhadap tersangka mujianto yang tidak kooperatif, seperti ada oknum Pati Polri yang memback up Mujianto dari informasi yang diperoleh.

Secara terpisah ketika dikonfirmasikan Armen yang dirugikan milyaran rupiah yang dilaporkan ke Poldasu juga merasa kesal terhadap tersangka yang telah melakukan penipuan terhadap dirinya sehingga mengakibatkan rumah yang dihuninya disita pihak Bank untuk modal kerja,  atas janji janji muluk sehingga setahun kasus ini berjalan. 

Kuasa Hukum Marlon Purba SH telah membawa bukti perkara yang dialami Armen lubis, dan kenyataan bahwa Mujianto merasa kebal hukum dan membandel untuk mengangkangi proses hukum yang telah dilaksanakan Reskrimum Poldasu, informasi yang didapat dari mulut tersangka bahwa mana mungkin bisa ditahan Poldasu. Namun Marlon Purba SH selaku kuasa hukum Pelapor menyampaikan terima kasih pada Dir. Reskrimum Poldasu yang telah merespon dan menangani kasus yang dialami kliennya H.Armen Lubis, terhadap terlapor yang kini telah ditetapkan menjadi tersangka. (Red.Su/Tim/Ism)


  

Polisi Masih Buru Pelaku Pembunuh Sadis Guru SD Alwasliyah


Belawan l Potret ri - Pasca terbunuh sadis seorang Guru SD Alwasliyah bernama Sri Kartika Devi (34) yang mayatnya dibuang di sungai deli kolong jembatan Kampung Kurnia Belawan, saat ini pihak Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Medan Labuhan masih melakukan perburuan pelaku pembunuhan serta melakukan penyelidikan penemuan Mayat Guru SD Alwasliyah Belawan.

Dalam penyelidikan yang dilakukan pada  tersebut, Polisi Satwa K9 dari Direktorat Sabhara Polda Sumut dan Tim Labfor Polri Cabang Medan juga diturunkan untuk mencari jejak kemungkinan pelaku.

Sebelumnya warga disekitar lokasi sempat geger dengan adanya penemuan mayat seorang wanita tanpa identitas pada Selasa (2/1) pagi yang ditemukan dalam keadaan menderita luka tusuk dan masih mengeluarkan darah. Namun dalam waktu singkat, Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan bekerja sama dengan Polsek Medan Labuhan berhasil mendapat identitas korban yang merupakan guru SD Alwasliyah Belawan.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Yayang Rizki Pratama, SIK mengatakan melalui aplikasi whatsapp, pihaknya sengaja meminta bantuan Polisi Satwa K9 Polda Sumut dan Tim Labfor Polri Cabang Medan untuk mencari jejak - jejak mencurigakan disekitar lokasi penemuan mayat korban.

"Segala kemungkinan terkait penemuan mayat korban harus kami pertimbangkan, untuk itu kami melakukan segala upaya yang kami bisa, termasuk dengan menurunkan polisi satwa K9 dan Tim Labfor Polri Cabang Medan." ungkap Kasat Reskrim.

"Saat ini saya bersama anggota masih melakukan penyelidikan dilapangan, kami mohon doanya agar kami dapat segera mengungkap kasus ini." Tutup Kasat Reskrim.(Goes/HS).

Pasukan Khusus Garuda Indonesia Raya Siap Kawal Edy-ijeck jadi Gubernur dan wakil Gubsu

MEDAN | POTRET RI - Jelang Acara Deklarasi Pasangan Calon Gubsu dan Wakil Letjen Edy Rahmayadi dan Ijeck yang aka  dihadiri Ketum Partai Gerindra H.Prabowo Subianto di Lapangan Merdeka Medan (07/01/2018) Komandan Pasukan Khusus Garuda Indonesia Raya ( DANPASSUS GINRA) R.Soekrisno Alim SH didampingi Wadanjen H.M.Ayyub bin Ahmad dan Kepala Staf daerah Sumatera Utara Syamsudin dan Kepala Staf Distrik kota Medan Suyatno, Asisten Operasi Susanto,H.Iza Usman dan Kepala Humas R.Agus Leo bersama LBH KAP Ampera, YP2AP3 Kenri dan Formasi Pasti menegaskan Mendukung penuh Letjen TNI H.Edy Rahmayadi untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara. Kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di segala pelosok Penjuru daerah Propinsi Sumatera Utara agar memilih H.Edy Rahmayadi (ERA) yang BERMARTABAT untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara.." tegas Samsudin Kepala Staf Daerah Passus GINRA Sumatera Utara yang mengatakan Kenal betul dengan sosok H.Edy Rahmayadi.

Prabowo Subianto saat menjelaskan alasan memilih Edy Rahmayadi-Ijeck untuk dipasangkan sebagai Cagub dan Cagubsu di Pilkada Sumut 2018 di Gedung DPP PKS.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dipastikan menghadiri deklarasi pasangan Calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah (Ijeck) di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (7/1/2018).

Menurut Ketua DPC Gerindra Medan, Bobby Zulkarnain, kepastian Prabowo hadiri deklarasi Edy Rahmayadi – Ijeckm setelah DPD Gerindra Sumut mengeluarkan surat edaran ke seluruh DPC di Sumatera Utara.

Kata Bobby, pihaknya saat ini tengah menyiapkan infrastruktur partai di Sumatera Utara dan Kota Medan untuk menyambut kedatangan Prabowo Subianto tersebut.

“Deklarasi dengan mengerahkan seluruh elemen partai dari tingkat akar rumput sampai elit partai di Sumatera Utara. Kita masih melakukan persiapan dan hari ini menggelar rapat internal, khusus menyambut kedatangan Ketua Umum,” ujar Bobby.

Selain dihadiri Prabowo, deklarasikan tersebut juga akan dihadiri para ketua umum partai  yang telah menyatakan dukungan untuk pasangan Edy Rahmayadi – Ijeck.

Ini Alasan Prabowo Mendukung Edy Rahmayadi – Ijeck

Diketahui, Gerindra, PKS dan PAN telah menyatakan dukungan untuk mengusung pasangan Edy Rahmayadi-Ijeck di Pilgub Sumut 2018. Gabungan ketiga partai itu sebelumnya sudah mendeklarasikan pasangan Edy-Ijeck akhir Desember 2017 lalu di kantor DPP PKS Jakarta. 
Pada kesempatan lain Kahumas Passus Ginra R.Agus Leo turut mensukseskan Acara pertemuan akbar Ketum Partai Gerindra H.Prabowo Subianto bersama H.Edy Rahmayadi dan Ijeck pada hari ini Minggu 07 Des 2018 di Lapangan Merdeka Medan yang dimulai pukul 08.00 wib sd selesai.

Serta dalam waktu dekat Danjen Passus GINRA Bersama para Kepala Staf dan Anggota Sumatera Utara dan LBH KAP AMPERA beserta Pengurus YP2AP3KENRI, FORMASI PASTI dan Pengurus Sekretariat Bersama NKRI akan beranjangsana dengan H.EDY RAHMAYADI.(Leo/red).

Pelindo 1 Umumkan Pemenang“On The Spot Photo Contest Dewaruci Expo 2017"


BELAWAN I POTRET RI  - Pelindo 1 kembali menggelar lomba foto di media sosial instagram yang terbuka untuk umum melalui akun @Pelindo1 dengan mengusung tema “Pelindo 1 On The Spot Photo Contest Dewaruci Expo 2017”. Pada perlombaan ini para peserta dapat mengirimkan foto-foto KRI Dewaruci yang bersandar di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan, Medan pada 6 Desember 2017 yang lalu.
“Dengan bersandarnya KRI Dewaruci di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan milik Pelindo 1,  menjadi suatu momen bagi kami untuk menyelenggarakan Dewaruci Expo 2017 yang menarik bagi masyarakat untuk mengunjungi dan meramaikan acara tersebut. Terlebih lagi kapal Dewaruci yang bersejarah  ini telah mengarungi lima benua dan tujuh samudera membawa misi Ekspedisi Nusantara Jaya yang mengusung kecintaan terhadap bahari dan maritime,  sehingga banyak momen selama kegiatan Dewaruci Expo 2017 yang bisa diabadikan,” terang ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami.
Perlombaan foto yang digelar Pelindo 1 ini berlangsung saat KRI Dewaruci bersandar di Pelabuhan Belawan tanggal 6-7 Desember 2017. “Ada sekitar 300 foto yang diterima oleh Pelindo 1 yang diambil saat kegiatan Dewaruci Expo 2017 berlangsung, dan dari seluruh foto tersebut dipilih 13 foto terbaik untuk selanjutnya ditentukan pemenangnya,” jelas Fiona lebih lanjut.
Juri dari kompetisi foto ini Ferdi Siregar (Fotografer Harian Analisa) dan M. Eriansyah (Corporate Secretary Pelindo 1). Kualitas yang cukup bersaing dari para peserta menjadi salah satu faktor proses penjurian yang berjalan agak alot.  Proses penjurian didasarkan pada beberapa kriteria yang telah ditentukan, seperti ide/gagasan, kesesuaian tema, keunikan foto, sudut pandang, teknik pemotretan, dan komposisi.
Dari hasil penilaian dewan juri, terpilih sebagai pemenang pertama yakni dengan pemilik akun instagram bernama @dipo.permana1, diikuti @zulfandalimunthe, @afrizal_production, serta 10 (sepuluh) juara favorit. Pengumuman pemenang diumumkan pada 8 Desember 2017 melalui instagram milik Pelindo 1, di mana masing-masing pemenang mendapatkan hadiah sebesar Rp 3 juta, Rp 2 juta, Rp 1 juta, dan Rp 500.000 untuk masing-masing pemenang juara favorit.
“Cukup sulit untuk menentukan pemenang, semua foto yang mengikuti lomba ini bagus-bagus. Tetapi memang ada nilai tambah dari foto milik juara pertama hingga ketiga sehingga kami menetapkan mereka yang menjadi pemenang,” ungkap Eriansyah yang menjadi juri internal dari Pelindo 1 seusai penentuan pemenang.
Lomba Foto Instagram ini menjadi program rutin yang dilaksanakan Pelindo 1 setiap tahun dengan pemilihan berbagai tema yang menarik.
(Leo/Hs).

Pemerintah Kurang Respon Terhadap Lingkungan, Warga Perlu di berikan Penyuluhan akan Efek Membuang Sampah sembarangan


"Pembuangan sampah di pinggiran sungai laudendang pada saat ini pemerintah deliserdang tidak di Merespon Masalah Lingkungan".
Laudendang | Potret RI - Kondisi sungai yang bersih bukan lagi menjadi perhatian dari Pemerintah maupun masyarakat, banyak warga belum memiliki kesadaran menjaga sungai agar tetap bersih. 

Tahun baru bukannya menjadi faktor perubahan, 1/1/2018, Hal ini dapat dilihat dikawasan pinggiran sungai, banyak tumpukan sampah dan  terkadang Sampah yang menyengat.

Adapun kepedulian dan keseriusan terhadap lingkungan  tidak lagi menjadi hal yang sangat utama bagi Pemerintah Daerah, seakan Perda lingkungan hidup  tidak ada guna.

Ternyata pengawasan dari dinas Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Kebersihan Sumatera Utara maupun Deli serdang yang kemungkinan tidak ada keberfungsiannya ataupun tidak ada dibentuk , diindikasi tidak ada kepedulian untuk  lingkungan, namun ada anggaran untuk untuk itu.

"Sampai sekarang masih banyak orang buang sampah sembarangan, kadang enggak peduli , main lempar sampah dari rumahnya, maupun dibawak langsung ke pinggiran sungai," kata sigit ketika ditemui di pinggiran sungai Laudendang.

Sigit mengatakan, sering kali ketika dirinya sedang melintas di pinggiran Laudendang untuk memancing, dilihat  banyak sampah berserakan di pinggiran sungai yang bukan tempat pembuangan sampah akhir. 

"Setiap kali melintas di jalur ini, banyak sampah dipinggiran sungai dan kita lihat banyak sampah yang jatuh ke sungai," ungkapnya kembali.

Terkadang pertanyaan pun diucapkan kenapa buang sampah di pinggir sungai, yang terjadi hanya jawaban yang tidak dapat diterima.

"Kalau ditegur, ditanya kenapa buang sampah, mereka malah lebih galak, ngomongnya 'Emang kenapa?" tutur Sigit.

Harapan Pemerintah dan warga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan. Banjir kerap disebabkan air yang meluap. Air  meluap karena alirannya terhambat sampah. (Red.Su/Tim)

Tangkap Pelaku Pembunuh Guru Alwasliyah


BELAWAN I POTRET RI - Pasca terbunuhnya guru Alwasliyah hingga mayatnya dibuang ke sungai deli ditemukan warga Kampung Kurnia Belawan, Tokoh masyarakat Belawan mendesak pihak kepolisian guna segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap uka yang Mendalam Buat Keluarga Besar Al Wasliyah Belawan Sri Kartika Devi dikenal selaku sosok pengajar di Alwasliyah.

Duka mendalam masih dirasakan pihak keluarga serta keluarga besar Alwasliyah atas  Wafatnya  korban yang dibunuh secara sadis.

Korban diketahui bernama Sri Kartika Devi (34) Warga Psr 7 Gang Keluarga Keluarga Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan.

" Sebagai Dewan Pembina di Perguruan Alwasliyah saya meminta kepada Aparat Penegak Hukum Wilayah Polres Pelabuhan Belawan untuk dapat bertindak cepat nenangkap pelaku yang telah nenghabisi nyawa Guru yg masih disayangi oleh Murid muridnya ini,"Ungkap H.Irfan Hamidi selaku tokoh masyarakat Belawan.(leo).

Pelindo 1 Sambut dan Melayani Kapal Perdana Tahun Baru 2018


BELAWAN I POTRET RI - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 terus melayani aktivitas kepelabuhanan di seluruh Pelabuhan yang masuk dalam wilayah kerjanya di tengah perayaan tahun baru 2018. Di seluruh pelabuhan milik Pelindo 1 digelar secara khusus yang ditandai dengan pemberian apresiasi pada pelepasan kapal yang terakhir berlayar di tahun 2017 dan penyambutan kapal perdana yang bersandar di tahun 2018.

General Manager Belawan International Container Terminal (BICT), Aris Zulkarnain menyambut kapal perdana yang bersandar di dermaga BICT pada tahun 2018. Apresiasi secara simbolis dilakukan dengan pemberian kalung bunga dan songket oleh Aris Zulkarnain kepada kapten Kapal YM Harmony Voyage 284 E, Capt. Wang Sheng Ing. Kapal berbendera Taiwan ini datang dari Port Klang West Port, Malaysia dengan membawa bongkaran 564 TEUs bersandar pada tanggal 1 Januari 2018 pukul 07.40 WIB. Hal yang sama juga diberikan untuk kegiatan ekspor terakhir di BICT tahun 2017 oleh kapal berbendera Singapura yang membawa muatan 1.369 TEUs, yakni kapal Wan Hai 275 Voyage 105 N.


Kegiatan serupa juga berlangsung di pelabuhan terbesar ketiga di Indonesia, Pelabuhan Belawan. General Manager Pelabuhan Belawan, Yarham Harid menyambut kapal perdana yang bersandar di Pelabuhan Belawan tahun 2018. Apresiasi ini diberikan kepada kapal KM Menang Jaya yang bermuatan pupuk, berangkat dari Jakarta dan bersandar di Pelabuhan Belawan pukul 00.15 WIB.


Deep Sea Pilot Team Pelindo 1  juga melepas Kapal LNG Tangguh Batur yang menggunakan jasa pemanduan Selat Malaka di penghujung tahun 2017 ini, dengan pemberian cindera mata oleh Capt. Joko Lamani Putra kepada Capt. Ivica Juric. Kapal pengangkut LNG berbendera Singapura ini menjadi kapal yang terakhir menggunakan jasa pemanduan Selat Malaka Pelindo 1 setelah berangkat dari Arun, Lhokseumawe menuju Singapura pada tanggal 31 Desember 2017 pukul 12.00 WIB.

Menurut ACS Humas Pelido 1, Fiona Sari Utami, kegiatan ini merupakan apresiasi Pelindo 1 kepada para pelanggan utamanya. Pelindo 1 terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada para pengguna jasa. Seperti halnya dengan pelepasan kapal terakhir dan penyambutan kapal perdana di pergantian tahun merupakan salah satu bentuk customer service excellence dari Pelindo 1 dan penguatan sinergitas dengan pengguna jasa yang telah mempercayai kami dan memberikan kontribusi bagi pendapatan perusahaan. Selain itu, hal ini juga sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja dan semangat dalam menyambut tahun 2018, terang Fiona.

Kegiatan ini juga berlangsung di cabang milik Pelindo 1 lainnya seperti: Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB), Pelabuhan Tanjung Balai Asahan, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Dumai, Gunung Sitoli, Sibolga, Batam, dan pelabuhan lainnya yang berada di bawah naungan Pelindo 1.(A.Leo/HS).

PELINDO 1 BERBAGI DENGAN ANAK-ANAK KAMPUNG NELAYAN BELAWAN

BELAWAN I POTRET RI - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melakukan aksi peduli dan berbagi dengan anak-anak Kampung Nelayan Belawan. Ini ditandai dengan Pelindo 1 membagikan 50 pasang sepatu kepada anak-anak nelayan di Kampung Nelayan Seberang, Belawan pada Jumat, 29 Desember 2017. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sumbangsih Pelindo 1 dalam mendukung program pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan dan kepedulian pelindo 1 kepada anak-anak di sekitar wilayah operasional Pelindo 1 yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Dalam sambutannya, Camat Belawan Ahmad SP menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya atas kepedulian Pelindo 1 kepada masyarakat Belawan. “Selama ini Pelindo 1 sangat berperan dalam mendukung perkembangan dan kemajuan masyarakat Belawan. Kami sangat menyambut baik untuk program-program Pelindo 1 yang bermanfaat bagi masyarakat setempat,” terang Ahmad.
Tokoh masyarakat Belawan, Badlun mengungkapkan apreasiasi tinggi kepada Pelindo 1 atas perhatian Pelindo 1 kepada anak-anak Kampung Nelayan Seberang Belawan. “Kami mengapresiasi program Pelindo 1 yang menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak Kampung Nelayan Seberang selama ini. Kami berharap bahwa Pelindo 1 bisa menularkan semangat positif kepada instansi lain untuk terus berbagi kebaikan yang bermanfaat bagi masyarakat yang sangat membutuhkan,” terang Badlun.
ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami mengatakan bahwa Pelindo 1 berupaya untuk berkontribusi langsung dalam memajukan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan. “Pelindo 1 merupakan BUMN yang menjadi perpanjangan tangan dari pemerintahan. Sehingga sudah mejadi tugas Pelindo 1 untuk fokus dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam sektor pendidikan. Dan untuk kegiatan ini, Pelindo 1 didukung oleh Pustaka Terapung Kampung Nelayan Belawan melakukan pembagian sepatu kepada ana-anak sebagai dukungan dan semangat bagi anak-anak untuk meraih cita-citanya,” jelas Fiona.
Fiona menambahkan, program bantuan untuk pelajar ini merupakan program yang dilakukan Pelindo 1 secara berkelanjutan setiap tahun. “Semoga dengan pembagian sepatu ini dapat memberikan motivasi untuk anak-anak Kampung Nelayan Seberang agar lebih bersemangat dalam bersekolah dan mengejar cita-cita. Mengingat pendidikan merupakan bekal utama bagi para pelajar yang nantinya akan menjadi tumpuan untuk memajukan Indonesia di masa mendatang. Pelindo 1 selalu peduli dengan masyarakat sekitarnya, termasuk nelayan yang berada di sekitar wilayah Pelabuhan Belawan,” ujar Fiona.
Dan sebelumnya juga, Pelindo 1 telah memberangkatkan sekitar delapan orang siswa-siswi dari Kampung Nelayan Belawan untuk melanjutkan sekolah Kelautan dan Perikanan di Jakarta dan Sidoarjo. Hal ini didukung oleh Pusataka Terapung dan Kemenko Kemaritiman.
Selain dunia pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan juga diwujudkan oleh Pelindo 1 dalam berbagai bidang, seperti bantuan korban bencana alam, pengembangan sarana dan prasarana umum, bantuan kesehatan masyarakat, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, serta sosial kemasyarakatan. (Leo).

Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Ungkap 5 Kasus Pembunuhan dan Narkoba BB Sabu 3 Kg

BELAWAN I POTRET RI - Selama tahun 2017 kinerja pihak Polres Pelabuhan Belawan dinilai berprestasi terbukti dengan berhasil diungkapnya tersangka pelaku dalam 5 kasus pembunuhan besar yang ada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Bahkan dalam kurun waktu setahun pihak Sat Res Narkoba juga berhasil mengungkap sindikat peredaran narkoba dengan jumlah barang bukti sebanyak.3 Kg jenis sabu-sabu serta barang bukti jenis narkoba lainnya.

Dalam kaaus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) juga pihak Polres Pelabuhan Belawan berhasil menekan angka kasus Lakalantas.

Serta tak kalah pentingnya, wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan selama masa natal terbilang aman dan kondusif.

Demikian dipaparkan  Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Yemi Mandagi didampingi Kasad Reskrim AKP.Yayang dan AKP.Edy Safari selaku Kasad Narkoba Polres Pelabuhan Belawan dalam temu Pers akhir tahun 2017.Jumat siang (29/12) di Aula Mapolres Pelabuhan Belawan.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, dalam menghadapi jelang tahun baru 2018 ini pihak jajaran Polres Pelabuhan Belawan mengerahkan 750 personil Polri dibantu personil TNI dalam pengamanan pergantian tahun tersebar disejumlah daerah rawan kriminal, keramaian serta di sejumlah objek vital nasional.
"Kita harapkan peran serta masyarakat guna turut menjaga Kamtibmas di daerahnya masing-masing dan dihimbau tak berbuat anarkis serta menggunakan mercon dan Miras pada malam pergantian tahun baru mendatang serta tak melakukan hal -hal yang melanggar hukum lainnya,"himbau Kapolres mengakhiri.(Leo/HS).

Hore...Siswa Pos Terapung Kampung Nelayan Seberang Dapat Sepatu Pelindo 1


BELAWAN I POTRET RI -Puluhan siswa didik di Pos Terapung di Kampung Nelayan Seberang Kelurahan Belawan 1 Kec.Medan Belawan  mendapatkan bantuan sepatu dan peralatan sekolah dari Pelindo 1 .Jumat (29/12).

Bantuan sepatu yang diberikan perusahaan BUMN yang peduli dunia pendidikan dan generasi penerus bangsa tersebut diserahkan secara simbolis turut disaksikan pihak Muspika Belawan yakni Camat Medan Belawan, Ketua Karang Taruna Abdul Rahman, Ahmad SP, Lurah Belawan 1 dan Kepling XII Safaruddin serta tokoh masyarakat Badlun Alkolidi.

ACS Pelindo 1 Fiona Sari Utami pada kesempatan itu memgatakan, bantuan sepatu sebagai bentuk kepedulian Pelindo 1 sebagai perusahaan BUMN yang peduli terhadap dunia pendidikan serta generasi penerus bangsa.

Menurut Fiona bantuan sebelumnya telah dilaksanakan pihak Pelindo 1 diberikan pada siswa Alwasliyah di kawasan Bagan Deli serta bantuan ini kedepannya akan berlanjut.

Badlun Alkolidi selaku tokoh masyarakat Belawan mengucapkan terimakasih atas adanya kepedulian yang diberikan pada warga Belawan khususnya bagi dunia pendidikan.

"Kita mengapresiasi apa yang telah diberikan pihak PELINDO 1 yang merupakan salah satu peruaahan BUMN peduli terhadap para siswa  anak didik yang ada di pos terapung di Kampung Nelayan ini, kita berharap  apa yang dilakukan Pelindo 1 ini hendaknya dapat diikuti oleh pihak perusahaan lainnya yang ada di sekitar kawasan Belawan lewat dana CSRnya agar masyarakat sekitar perusahan tersebut tak terpinggirkan serta dapat diperhatikan soaial ekonominya,"ungkap Badlun.

Hal senada juga disampaikan Camat Belawan Ahmad SP sangat mengapresiasi pihak Pelindo 1 yang senantiasa peduli terhadap masyarakat Belawan bahkan dana CSRnya benar-bemar dinikmati masyarakat di Belawan ini khususnya pada bantuan dunia pendidikan bagi kalangan anak nelayan yang ada di pos terapung Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan ini.ujar Camat Belawan mengakhiri.(leo/Blw).

Masih Ada Daerah Yang Zona Merah Dalam Pelayanan Publik

Medan | Potret RI - Ombudsman Lembaga Negara yang memiliki tugas sebagai pengawas penyelenggaraan pelayanan masyarakat yang mengacu pada UU No.30 pasal 37 tahun 2008.

Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara yang di ketua Abyadi Siregar (45) tahun, sebelum menjabat Ketua Perwakilan Ombudsman pernah sebagai redaktur di beberapa media Nusantara.

Abyadi Siregar menyampaikan dari survey dan investigasi lembaga Negara ini terhadap pelayanan publik di unit unit pemerintahan masih ada kekurangan ditinjau dari atribut yang menunjukkan arah dan alur pelayanan bagi masyarakat sebagai pengguna layanan.

"Ombudsman yang mempunyai tugas sebagai pengawas pelaksanaan layanan publik banyak menerima laporan baik itu secara langsung maupun tidak langsung," ungkap Abyadi di gedung PWI Sumatera Utara pada agenda PWI penutup tahun 2017, gedung PWI Sumut jl.Adi Negoro, 28/12.

Laporan yang diterima sebanyak 283 dari beberapa Daerah di Sumatera Utara, adapun substansi yang menjadi rekomendasi dan penilaian ombudsman, yang paling tinggi dilaporkan dari pelayanan adalah Pendidikan, selanjutnya pelayanan Kepolisian, dan maladministrasi di unit unit pelayanan publik lainnya.(Red.Su)



Pelindo 1 Sukses Sosialisasi Lingkungan Hidup


BELAWAN I POTRET RI-
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melakukan Sosialisasi Lingkungan Hidup pada Kamis lalu, 21 September 2017 di Hotel Santika Dyandra Medan. Acara ini dibuka langsung oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo 1, Iman A. Sulaiman dan menghadirkan Direktur Pencegahan dan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup, Ary Sudijanto; Kepala Balai Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Hidayati; dan Kepala Balai Lingkungan Hidup Provinsi Aceh, Saminudin B. Tou sebagai narasumber dalam acara sosialisasi ini.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pembangunan berkelanjutan, kebijakan lingkungan pada sektor pelabuhan dan implementasi program Health, Safety, and Environmental (HSE) di pelabuhan. Selain itu, sosialisasi dilaksanakan untuk mengedukasi peserta tentang peraturan perundang-undangan tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Senior Manajer Manajemen Mutu Pelindo 1, Hendri Indra menjelaskan bahwa potensi maritim di Indonesia pada sektor logistik belum termanfaatkan dengan optimal, sehingga untuk meningkatkan kinerja logistik salah satu program pemerintah adalah meningkatkan kinerja pelabuhan laut. “Pemerintah saat ini telah mengembangkan konsep tol laut yang efektif dengan adanya kapal yang berlayar secara terjadwal dari barat sampai timur Indonesia. Elemen tol laut terdiri atas pelabuhan yang handal, kecukupan muatan, inland akses yang efektif, industri pelayaran, dan pelayaran rutin,” jelas Hendri Indra.
Hendri menambahkan bahwa dengan peran pelabuhan yang penting ini menyebabkan pengembangan dan pengoperasian pelabuhan menghadapi tuntutan melaksanakan tanggung jawab kinerja lingkungan sehingga pengembangan pelabuhan harus mempunyai konsep pembangunan berkelanjutan.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh General Manager dan perwakilan dari bidang sistem manajemen cabang pelabuhan Pelindo 1 di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.
(Leo/Blw).
 
Copyright © 2010 - 2013. www.potretri007.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM